Kaderisasi Parpol dan Perekrutan Caleg Mimika Dinilai Tidak Berjalan Baik

Bagikan Bagikan
Vebian Magal, S.IP., M.Si.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Tokoh Pemuda Amungme, Vebian Magal, S.IP., M.Si menilai bahwa kaderisasi internal partai politik (Parpol) serta perekrutan calon anggota legislatif (Caleg) dalam kanca perpolitikan di Kabupaten Mimika, hingga saat ini belum tertata dan berjalan dengan baik.

Vebian mengaku tidak adanya kadernisasi yang baik dalam satu parpol menjadikan perekrutan caleg menjadi asal-asalan yang hanya untuk mengisi kuota tanpa melihat kualitas, kompetensi serta kapabilitas masing-masing caleg.

“Yang kita lihat sekarang seperti itu. Kadernisasi internal parpol itu betul-betul hanya untuk memenuhi kuota saja dan tidak melihat caleg berkecimpung dalam dunia politik atau tidak. Nah, akibat dari perilaku parpol seperti ini, makanya belum ada perubahan dalam sistem perekrutan caleg di Mimika. Dari dulu sampai sekarang terus seperti itu,” ungkap Vebian saat ditemui Salam Papua dibilangan Jalan Cenderawasih, pada Jumat (15/3).

Ia mengatakan, kenyataan yang saat ini terjadi ialah banyak caleg bermuculan dan ikut mendaftar dengan alasan ingin menyuarakan aspirasi rakyat. Namun mereka kebanyak belum pernah terjun langsung ke dunia politik, organisasi kepemudaan ataupun organisasi lainnya.

"Memang sudah seperti itu. Setiap kali mau pemilu, semua parpol mulai melakukan kaderisasi dan merekrut caleg yang sama sekali tidak tahu dunia politik. Begitu juga dengan caleg-caleg itu, berbondong-bondong karena memang sedang cari kerjaan padahal tidak bisa apa-apa," katanya.

Melihat kondisi tersebut, Ia mengajak seluruh masyarakat Mimika agar lebih cerdas memilih wakil rakyat, dalam hal ini masyarakat harus memilih caleg yang benar-benar mengerti tentang politik dan bisa memperjuangkan aspirasi rakyat berdasarkan visi misinya.

“Jadi, yang menentukan baik dan buruknya pembangunan selama lima tahun ke depan ada di tangan masyarakat sendiri. Kalau memilih wakil rakyat yang tidak bisa memperjuangkan aspirasinya, berarti siap menghadapi kondisi pembangunan yang begini-begini terus. Khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment