Kepengurusan HMI Komisariat Mimika Periode 2019-2020 Dilantik

Bagikan Bagikan
Pelantikan kepengurusan HMI Komisariat Mimika oleh Ketua HMI Cabang Jayapura, Hariyanto Rumagia. (Foto-Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Mimika, Minggu (10/3), bertempat di Hotel Serayu melaksanakan pelantikan kepengurusan baru periode 2019-2020. Firdaus Wazdi terpilih menjadi Ketua Pengurus HMI Komisariat Mimika, yang mana sebelumnya diketuai oleh Syaifudin Atbar.

Firdaus Wazdi bersama pengurusnya dilantik secara resmi oleh Ketua HMI Cabang Jayapura, Hariyanto Rumagia. Di mana, pelantikan ini dilakukan berdasarkan surat keputusan (SK) Nomor 05/KPTS/ A/06/1440 H yang ditetapkan di Jayapura pada 6 Maret 2019.

Ketua Panitia Pelantikan Pengurus HMI Komisariat Mimika, Ade Fadli Definubun, dalam sambutannya mengharapkan pelantikan kepengurusan HMI yang baru di Kabupaten Mimika dapat menjadi proses yang baru untuk HMI agar lebih baik lagi kedepannya dengan bernafaskan islam. Di mana, semenjak berdirinya HMI dan berjalan di Kabupaten Mimika, telah banyak menghadapi dinamika yang ada. Namun, HMI tetap eksis untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah membangun Kabupaten Mimika.

Pada kesempatan itu, turut hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika, H Muhammad Amin. Dalam sambutannya, Ketua MUI mengatakan organisasi manapun yang bernafaskan islam, MUI akan selalu ikut mendorong. Hal itu dimaksudkan agar organisasi bernafas islam dapat ikut berkontribusi untuk daerah dan dapat bersama-sama mengatasi permasalahan yang terjadi, khususnya di Kabupaten Mimika.

Menurut Ketua MUI, banyak masalah yang kompleks di Kabupaten Mimika yang tidak dapat terselesaikan. Harapannya, HMI dapat menjadi garda terdepan untuk membangun syiar. Dimana syiar dan syariat harus terus berjalan guan mengembangkan peradaban ini dan simbol-simbol islam.

Sementara itu Ketua HMI Cabang Jayapura, Hariyanto Rumagia mengingatkan HMI harus bersinergi dengan organisasi kepemudaan (OKP) serta semua stakeholder agar dapat meningkatkan kualitas dan hubungan yang kuat.

"Di Mimika HMI harus menjadi tanggung jawab yang besar, dan HMI harus tampil beda. Namun, tetap  berkoordinasi dengan OKP lainnya, karena itu menjadi bagian dari misi HMI, dan hal tersebut menjadi tanggung jawab semua kader HMI," kata Hariyanto.

"Saya harap akan adanya program yang baru dan dapat meminimalisir masalah-masalah yang ada di Kabupaten Mimika," imbuhnya.

Kepengurusan HMI di Mimika yang sudah memasuki 5 tahun, dinilai oleh Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Mimika, Suraya Madubun, dari tahun ke tahun terus berkembang dan menjadi lebih baik, baik dari segi kualitas maupun kuantitatif.

Dengan perkembangan teknologi yang ada, pengurus HMI harus dapat memanfaatkannya untuk hal-hal yang baik dan berkreatifitas untuk membangun organisasi dan juga daerah.

Sementara itu perwakilan Pemkab Mimika yang diwakili Staf Ahli Bidang ESDM dan Kemasyarakatan, Cherly Lumenta juga menginginkan HMI dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung proses pembangunan di Kabupaten Mimika.

"HMI jangan sembunyi, harus terlihat oleh masyarakat Kabupaten Mimika dengan kegiatan- kegiatan untuk mencari solusi-solusi bagi kabupaten Mimika,” kata Cherly Lumenta. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment