Kodim 1710 Mimika Bagikan Seragam Sekolah di SDN Mandiri Jaya

Bagikan Bagikan
Kodim 1710/Mimika bersama Satgas Binter Nemangkawi melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di SDN Mandiri Jaya, Distrik Wania, Rabu (13/3).(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) - Kodim 1710/Mimika bersama Satgas Binter Nemangkawi melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) berupa, pemberian seragam sekolah, peralatan olahraga, dan makanan tambahan berupa biscuit di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mandiri Jaya, Distrik Wania, Rabu (13/3).

Dalam kegiatan tersebut, para prajurit TNI memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para siswa sebagai bentuk pembinaan territorial terhadap seluruh komponen masyarakat.

Dari pantauan Salam Papua, para siswa SDN Mandiri Jaya, mulai kelas I - VI terlihat antusias terhadap kegiatan tersebut. Dimana para siswa yang telah berbaris rapi mengikuti materi yang disampaikan langsung oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasister) Kodim 1710 Mimika, Lettu Inf Ahmad Zaini dikemas dalam bentuk pemberian pertanyaan sampai kepada permainan secara kelompok,  tidak hanya siswa tetapi seluruh guru SDN Mandiri Jaya juga turut serta di dalam permainan. 
Para siswa SDN Mandiri Jaya sangat antusias mengikuti permainan berkelompok.(Foto-Salma)
“Adek-adek ini adalah generasi penerus bangsa maka dengan kesempatan ini kami hadir untuk memberikan wawasan kebangsaan, hal ini sangat penting agar kita punya anak-anak pintar atau cerdas sehingga mereka lebih mencintai tanah air,”kata Lettu Ahmad Zaini disela-sela kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Pasiter Kodim 1710 Mimika mengatakan, pihaknya juga memberikan motivasi kepada siswa-siswi SDN Mandiri Jaya untuk tetap semangat dalam belajar. Sehingga bisa mewujudkan cita-cita yang diinginkan. Serta lebih patuh dan taat terhadap aturan dan guru-guru disekolah ini.

“Kami juga akan ke sekolah-sekolah lain yang tujuannya sama, memberikan pemahaman dan motivasi kepada para peserta didik,”tuturnya.

Kegiatan tersebut pun mendapat apresiasi pihak sekolah.
Kepala SDN Mandiri Jaya, Diana Dumatubun mengatakan, sejak berdirinya sekolah itu tahun 2014 lalu, kurang mendapat perhatian. Kendati demikian, sekolah tersebut sudah meluluskan tiga angkatan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena sejak berdirinya sekolah ini pada 2014 lalu, kurang mendapatkan perhatian. Dan mudah-mudahan tidak putus sampai disini saja. Untuk tahun 2019 ini kurang lebih ada 9 anak yang akan mengikuti ujian sekolah,” ujarnya ketika ditemui wartawan disela-sela kegiatan. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment