KPU Kota Jayapura : 12 Ribu Surat Suara Pemilu Rusak

Bagikan Bagikan

Suasana pelipatan dan penyortiran surat suara yang berlangsung di Balai Diklat Provinsi Papua, Kotaraja Dalam, Abepura.(Foto-Antara)
SAPA (JAYAPURA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura, Provinsi Papua, menemukan sebanyak 12 ribu lebih kertas surat suara yang rusak pada hari kesepuluh pelipatan dan penyortiran surat suara pemilu 2019

Kepala Sub-Bagian Logistik dan Keuangan KPU Kota Jayapura Tito Paradoan kepada Antara di Jayapura, mengemukakan pelipatan dan penyortiran surat suara tersebut berlangsung di Balai Diklat Provinsi Papua, Kotaraja Dalam, Abepura sejak 2-15 Maret 2019.

Tito menjelaskan, penyortiran serta pelipatan surat suara itu melibatkan 300 orang yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum di Jayapura.

"Untuk proses pelipatan ini kita libatkan kelompok gereja, mahasiswa maupun masyarakat umum yang berdomisili di kota ini," ucapnya.

Sebelum dilibatkan, kata dia, mereka sudah melalui tahapan seleksi untuk terlibat dalam proses pelipatan surat suara.

Dia mengatakan, 12 ribu lebih surat suara itu rusak ringan dan rusak berat sehingga tidak dapat digunakan.

Kertas surat suara yang rusak yakni DPRD Kota Jayapura, DPR Provinsi dan DPR RI. Tito tidak merinci masing-masing jumlah surat suara yang rusak.

"Surat suara yang paling banyak kita temui adalah rusak ringan, di mana terdapat noda tinta pada surat suara, sementara rusak berat yaitu sobek pada ujung maupun bagian lipatan sehingga kita pisahkan," ungkapnya.

Pihaknya sementara menyimpan surat suara yang rusak, dan setelah proses pelipatan selesai akan diserahkan kepada KPU Pusat, apakah bisa dipakai atau diganti dengan yang baru.

Ia menambahkan, jumlah surat suara yang rusak ini diperkirakan akan bertambah karena proses pelipatan dan penyortiran masih berlangsung.

"Kemungkinan surat suara yang rusak masih bartambah karena pelipatan masih berlangsung untuk surat suara DPD RI dan Capres serta Cawapres," ujarnya. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment