Pemkab Peringati Pedagang Kaki Lima Agar Tidak Jualan di Trotoar

Bagikan Bagikan
Para pedagang kaki lima yang berjualan buah-buahan disepanjang Jalan Cenderawasih. (Foto-Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika meminta agar pedagang kaki lima tidak berjualan di atas trotoar atau ruas jalan. Pemkab melalui Dinas Polisi Pamong Praja (Dispol PP) yang dipimpin langsung Kepala Dispol PP, Willem Naa bersama satuannya, memberikan surat peringatan langsung kepada pedagang kaki lima untuk tidak berjualan di lokasi yang dimaksud.

"Kita beri surat peringatan terlebih dahulu kepada mereka, untuk segera mengemas barang-barang dan tidak lagi menjual di ruas  jalan. Tadi kita sudah kasih surat ke pedagang buah-buah dijalan. Peringatan tersebut berlaku dari saat dimana surat tersebut diberikan hari ini, Senin (11/3) sampai  dengan  hari Sabtu (16/3)," terang Willem Naa saat ditemui di salah satu hotel bilangan Jalan Hasanudin, Timika, Senin (11/3).

Ia mengatakan, jika sampai pada waktu yang ditentukan peringatan itu tidak diindahkan, dan para padagang tetap melakukan aktivitasnya, maka, dengan terpaksa Dispol PP akan melakukan penertiban.

Selain itu, peringatan yang sama tidak hanya diberikan kepada para pedagang kaki lima, melainkan juga kepada pemilik toko pada ruko-ruko yang ada di Jalan Bhayangkara (Area pasar lama). Karena, pada area tersebut banyak pembangunan ruko yang menurut pengamatan pemkab justru menyebabkan penyempitan jalan dan menimbulkan kemacetan setiap harinya.

"Kita akan tertibkan ruko-ruko yang ada disana, karena ruko itulah yang membuat mama-mama Papua yang berjualan harus mendekat pada ruas jalan, dan membuat macet jalan disana," terangnya.

Penertiban juga akan dilakukan pada pedagang atau pengusaha lainnya yang dianggap dalam melakukan aktivitas usahanya justru menghalangi jalan. Begitu juga kepada kendaraan taksi atau kendaraan lainnya yang parkir (Mangkal) sembarangan di sepanjang Jalan Bhayangkara, terutama area sekitaran pasar lama. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment