Polda Papua Barat Maksimalkan Kekuatan Amankan Pemilu

Bagikan Bagikan
Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Rudolf Alber Rodja.(Foto-Antara)

SAPA (MANOKWARI) - Kepolisian Daerah Papua Barat, akan memaksimalkan kekuatan yang di seluruh daerah untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April mendatang

Setelah menggelar simulasi pencoblosan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) pekan lalu di Manokwari, Polda akan menggelar apel gabungan di Sorong dalam pekan ini.

"Dari kegiatan simulasi yang sudah kita laksanakan bersama KPU, kita baru mengetahui ternyata cukup banyak potensi kerawanan yang harus diantisipasi di TPS. Maka personil pengamanan baik dari Polri, TNI hingga linmas juga harus tahu," kata Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja di Manokwari, Senin.

Apel gabungan yang akan dilaksanakan di Sorong pada 6 Maret 2019 bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait pengamanan yang harus dilakukan di setiap tempat pemungutan suara. Kapolda berharap, video simulasi pencoblosan di Manokwari itu diputar kembali dalam apel yang akan dihadiri TNI, Polri, Linmas serta unsur pengamanan lainya.

Kapolda menginginkan, seluruh personil paham tentang kemungkinan situasi buruk yang akan terjadi. Mereka pun diharapkan mampu mengambil langkah antisipasi agar kericuhan tidak terjadi.

“Mereka harus dilatih, sehingga benar-benar tahu tindakan apa yang harus dilakukan. Jangan asal-asal karena justru bisa menjadi pemicu," sebut Rodja.

Ia mentebutkan, apel gabungan di Sorong akan imelibatkan personil Bintara Pembina Desa (Babinsa TNI AD), Danramil, Dandim, Kapolres, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Kepala Kampung dan Komando Armada III TNI AL.

Pada pemungutan suara 17 April 2019 Polda akan menerjunkan personil secara optimal sesuai jumlah yang dimiliki. Personil Polda akan dibagi untuk membantu setiap Polres.

"Tergantung kebutuhan situasional, jika kondisi kamtibmas membutuhkan untuk penambahan personil maka kita tambah," sebut Rudolf.(Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment