Tim Relasi KPU Mimika Simulasikan Tata Cara Pemilu 2019 ke Penyandang Disabilitas

Bagikan Bagikan
Relawan Demokrasi menjelaskan tata cara Kepemiluan pada Penyandang Disabilitas.(Foto-Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika terus memaksimalkan gerakan sosialisasi Pemilu 2019 dengan menggandeng relawan demokrasi (Relasi)  menyasar pemilih disabilitas di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mimika, Senin (4/3)) lalu.

Ketua tim Relasi disabilitas, Shartika Timang mengatakan, pada kesempatan tersebut pihaknya menyampaikan tata cara Pemilu dan tanggal pelaksanaan Pemilu 2019 kepada murid-murid berusia 17 tahun.

“Saat sosialisasi di sekolah itu, murid-murid terlihat sangat antusias dan senang ketika mendengarkan penjelasan dari para relawan. Meskipun harus dibantu pihak sekolah dalam penyampaian materi sosialisasi,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima Salam Papua, Selasa (5/3).

Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Negeri Mimika Irwanto Paerunan mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan oleh tim Relasi KPU Mimika. Menurutnya, penyandang disabilitas juga ikut andil dalam lahirnya pemimpin-pemimpin bangsa maupun daerah yang ada di NKRI.

“Sosialisasi Pemilu sangat penting bagi penyandang disabilitas. Jika kita merujuk pada UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, hak-hak mereka sudah jelas, termasuk mereka memiliki hak berpartisipasi di dalam menyukseskan Pemilu,” jelas Irwanto yang ditemui disela-sela sosialisasi.

Ia pun berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika dapat membentuk suatu wadah bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Mimika.

“Penyandang disabilitas kan bukan hanya di sekolah atau di panti, di rumah-rumah juga ada dan mereka juga berhak mendapatkan informasi seperti sosialisasi Pemilu ini. Maka pemerintah perlu membentuk wadah bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Mimika,” harap Irwanto. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment