TNI Tetap Maju Sebagai Garda Terdepan di Nduga Papua

Bagikan Bagikan
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhamad Aidi ( Foto- Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) -  Kapendam XVII/ Cenderawasih, Kolonel Inf.  Muhamad Aidi menegaskan, cuaca dan medan  yang berat bukanlah hambatan bagi  TNI untuk mundur dari pembangunan Jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga.

“Kita akan tetap  maju sebagai garda terdepan,"  kata Kapemdam ketika ditemui di Pelabuhan Amamapare Timika saat menjemput pasukan Satgas pekerja proyek trans Papua,  Sabtu (9/3).

Pada kesempatan tersebut Kapendam juga mengatakanTNI kesulitan mencari kelompok kriminal bersenjata  (KKB) karena medan  yang luas  dan ekstrim serta cuaca yang tidak pasti.

Kependam  menjelaskan, beberapa kali terjadi kontak senjata antara TNI,  Polri dengan KKB dan beberapa anggota menjadi korban dan gugur ditempat. Namun sulit  dilakukan pengejaran  karena medan  yang begitu  terjal.

"Ini kita mencari orang-orang yang hidup dan mereka juga berpikir untuk bagaimana mencari jalan  dan pastinya mereka juga punya cara. Apalagi medan yang ada di sana merupakan tempat dimana mereka lahir dan besar . Medan  yang ada juga cukup berat," tuturnya.

"Yah itu menjadi  satu keuntungan bagi mereka  karena  disitulah tempat  bermain  mereka. Kita cukup kesulitan untuk mencari mereka," lanjutnya.

Kependam menerangkan selain medan dan cuaca yang begitu berat, infrastruktur untuk memindahkan pasukan ke tempat yang lain hanya menggunakan alat yang seadanya dan terkadang pasukan harus menempuh perjalanan ke  tempat  tujuan dengan berjalan  kaki berhari- hari.  (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment