132 Narapidana Wamena Salurkan Hak Politik

Bagikan Bagikan
Warga binaan Lapas Wamena saat melakukan pencoblosan.(Foto-Antara)

SAPA (WAMENA) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Wamena di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Yusak Bin Sabetu mengatakan 132 warga binaan atau narapidana ikut menyalurkan hak politik pada hari ini.

Yusak Bin Sabetu di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu (17/4), mengatakan semua warga binaan telah diarahkan sebelumnya untuk menyalurkan hak politik sesuai hati nurani masing-masing.

"Jumlah peserta warga binaan 132 orang ditambah dengan keluarga pegawai dan pegawai sekitar 90 jadi total ada 200 lebih," katanya.

Sebelum pemilihan menurut dia, nama-nama warga binaan itu sudah diajukan ke KPU untuk didaftarkan sebagai pemilih.

Menurut dia memang terjadi keterlambatan pelaksanaan pencoblosan sebab empat jam dari waktu yang ditentukan baru KPU mendistribusikan logistik ke Lapas.

"KPU berikan waktu sampai jam 1:00 WIT tetapikan logistik baru didistribusikan sekitar jam 10 pagi. Jadi sudah pasti perhitungan agak lambat," katanya.

Ia mengatakan jumlah surat suara yang lebih akan dikembalikan kepada KPU.

"Seperti tahun lalu itu mereka kasi hampir 400 surat suara, kita hanya 200-an lebih, jadi sisahnya kita kembalikan karena ada saksi-saksi jadi mereka juga tahu berapa yang dicoblos, berapa yang tidak,hangus, tidak sah. Yang ini juga," katanya.

Yusak memastikan tidak ada penyimpangan-penyimpangan pada pemilu di Lapas.

"TPS ini juga dijaga TNI dan petugas kami jadi tidak ada masalah," katanya.

Ia memperkirakan perhitungan baru akan dilakukan setelah pukul 15.00 WIT karena pencoblosan telat dilakukan. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment