Bawaslu Kota Jayapura Gelar Apel Patroli Pengawasan Pemilu

Bagikan Bagikan
Ketua Bawaslu Kota Jayapura Frans Rumsarwir .(Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kota Jayapura menggelar apel patroli pengawasan pemilu persiapan masa tenang setelah kampanye di halaman Kantor Wali Kota Jayapura, Papua, Sabtu (13/4).

Ketua Bawaslu Kota Jayapura Frans Rumsarwir usai kegiatan mengatakan apel tersebut diikuti kurang lebih 200-an peserta.

"Apel ini dihadiri oleh Bawaslu Provinsi Papua dan juga jajaran pengawas distrik, kelurahan dan pengawas tingkat TPS, yang hadir sekitar 200-an," katanya.

Apel tersebut, kata dia untuk mengantisipasi berbagai kecurangan yang akan terjadi pada masa tenang hingga nanti pada saat pencoblosan 17 April 2019.

"Apel ini untuk menggelar patroli politik uang, penertiban APK, memastikan bahwa TPS telah sesuai dengan ketentuan dan tempatnya serta memastikan bahwa C6 terdistribusi dengan baik dan benar," katanya.

Mengenai masa kampanye yang akan berakhir pada pukul 24.00 WIT, Frans mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggelar patroli di sejumlah lokasi yang tergelar APK atau baliho sesuai aturan.

"Patroli ini akan dilakukan hingga tingkat kelurahan dan kampung. Kami akan mendata APK atau baliho mana saja yang belum diturunkan oleh caleg atau partai dan akan sampaikan kepada mereka agar segera diturunkan," katanya.

Lebih lanjut, Frans mengungkapkan bahwa setelah mendata, pihaknya akan menggelar penertiban APK pada Senin pekan depan.

"Jadi, kami mengimbau kepada para caleg atau partai untuk segera menurunkan APK atau baliho. Kampanye telah usai baik di ruang terbuka dan di media sosial, begitu juga di media cetak," kata Frans.

Senada itu, komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronald Manoach mengatakan apel tersebut merupakan bagian dari pengawasan pemilu yang dilakukan secara serentak di Indonesia, termasuk di Papua dan Kota Jayapura.

"Tujuannya adalah menyatukan semua rekan-rekan pengawas, dari tingkat provinsi hingga pengawas TPS, agar semua solid dan sepamahaman bahwa bangsa kita sedang masuk masa demokrasi dan Bawaslu sebagai benteng demokrasi merupakan penentu bagi kelangsungan pemilu," katanya. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment