Bawaslu Kota Jayapura Gelar Bimtek Bagi Saksi Parpol

Bagikan Bagikan
Bawaslu kota Jayapura gelar bimtek bagi saksi parpol.(Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jayapura, Provinsi Papua menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi saksi-saksi pemilu dari masing-masing partai politik

"Kegiatan bimtek bagi saksi partai politik di Kota Jayapura kita buka pada Sabtu (6/4) dan akan berlangsung hingga Kamis (11/4). Pada Minggu (7/4) libur dan kembali kami lanjutkan pada Senin-Kamis (8-11/4). Bimtek itu berlangsung di Kantor Wali Kota Jayapura," kata Ketua Bawaslu Kota Jayapura Frans Rumsarwir di Jayapura, Senin (8/4).

Frans menjelaskan, tiga partai setiap harinya mengutus saksinya untuk mengikuti bimtek. Hari pertama yakni Sabtu (6/4) dibuka dengan saksi yang mengikuti dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

"Pada Senin ini juga saksi mengikuti dari tiga partai, lusa juga saksi-saksi dari tiga partai dan hari terakhir itu saksi-saksi dari partai bulan bintang," katanya.

Frans mengatakan, dari 16 partai yang ada hanya 13 partai yang memberikan data saksi-saksinya ke Bawaslu Kota Jayapura.

Tiga belas partai yang mendaftarkan saksinya ke Bawaslu Kota Jayapura yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai hati nurani rakyat (Hanura), Partai Demokrat, Partai Keadilan dan Persatuan indonesia (PKPI), dan Partai Bulan Bintang.

"Sesuai dengan arahan atau instruksi, kami melaksanakan bimtek bagi saksi-saksi partai yang sudah memasukan data saksi-saksi, sementara partai yang belum memasukan data saksinya kita anggap mereka akan melakukan bimtek sendiri," katanya.

Ia menjelaskan, sesuai dengan ketentuan Bawaslu Kota Jayapura melaksanakan Bimtek hingga 31 Maret, namun hanya 13 partai yang memasukan daftar saksi-saksi, maka Bawaslu membuat jadwal untuk melaksanakan bimtek.

"Jadi, finalnya sebelum 10 April 2019 semua saksi pemilu sudah harus bimtek, selebihnya partai yang tersisa akan melaksanakan bimtek sendiri tentu dengan buku panduan bimtek para saksi dari Bawaslu yang akan kami serahkan secara langsung kepada mereka," katanya.

Pemilu sebelumnya, pembekalan terhadap saksi adalah menjadi tanggung jawab partai politik sepenuhnya.

Namun pada Pemilu 2019 kali ini, Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum telah menugaskan kepada Bawaslu untuk melatih saksi peserta pemilu. Pasal 351 ayat (8) jelas menyebutkan bahwa saksi peserta pemilu dilatih oleh Bawaslu. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment