Bupati Mimika Pantau Langsung Penertiban Pasar Lama, Mama-Mama Papua Lakukan Perlawanan

Bagikan Bagikan

Bupati Mimika saat turun lapangan bersama Satpol PP menertibkan bangunan dan pedagang mama-mama Papua.(Foto-Jefri Manehat)
SAPA (TIMIKA) - Bupati Mimika Eltinus Omaleng  turun langsung ke Pasar Lama memantau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menertibkan sejumlah bangunan yang menghalangi badan jalan di Pasar Lama Jalan Bhayangkara Timika. Mama-mama  Papua yang berjualan di ruas jalan Bhayangkara juga tidak luput dari penertiban tersebut.

Bupati Omaleng  juga sempat berkomunikasi dengan mama- mama Papua. Bupati mengatakan mama - mama Papua ini akan dipindahkan ke Areal Pasar Sentral di Jalan Hasanuddin Timika.

"Kita harus  tertibkan karena daerah yang paling kotor dan pasar  lama," ujarnya saat turun langsung ke Pasar Lama.

Pasar Lama berada di pusat Kota Timika sehingga untuk menjadi kota ini bersih maka harus dimulai dari pasar tersebut.

"Ini sebentar  lagi kita akan laksanakan pesta olahraga nasional (PON)  ke- XX di Kabupaten Mimika jadi kota Timika harus  bersih  dan pasar  lama sebagai pusat Kota Timika harusnya  lebih  bersih  dan kita akan tata dia supayaa lebih  rapi dan bagus  kalau  dipandang orang lain," kata Bupati Omaleng.

Bupati Omaleng menjelaskan, areal  pasar  lama harus  dibersihkan mulai  dari  saat pembongkaran dan ia menegaskan tidak  ada lagi yang akan berjualan di areal  tersebut.

"Semua  bangunan yang ada di Timika yang menghalang jalan, akan kita bersihkan, kita bongkar semua  tidak ada yang  tersisa," ujarnya.

Penertiban pasar  lama tersebut mendapat  perlawanan  dari mama- mama Papua yang berjualan di areal ruas  jalan bhayangkara.
"Bayar kami dulu dan ganti  rugi dulu baru kami pindah ke sana (Pasar Sentral – Red)," teriak  mama -  Mama Papua. 
Pembongkaran bangunan tempat usaha di ruas jalan.(Foto-Jefri Manehat)
Permintaan tersebut disampaikan karena sebelumnya, penertiban  pernah  dilakukan dan mama- mama yang berjualan di areal ruas  Jalan Bhayangkara pernah  dipindahkan ke  Pasar Sentral namun  karena  tidak ada tempat yang disediakan sehingga  mama- mama Papua  kembali  melakukan aktivitas jual beli  di Pasar Lama.

"Tempat  tinggal kami jauh  dari Pasar  Sentral, biaya  ojek  saja  mahal dan belum  tentu  tiap hari kami punya  barang-barang  jualan  laku, " kata Ibu Kristina.

Dalam teriakan mama - mama tersebut dikatakan, jika tidak ada tempat yang layak  bagi mereka  di Pasar Sentral tersebut maka para mama - mama Papua  akan  kembali  berjualan di Pasar  Lama.

Sebelum penertiban dilakukan, Kepala Dinas Satpol-PP Mimika,  Willem Naa mengatakan telah  melakukan pertemuan bersama koordinator pedagang yang ada di areal  pasar lama. Pada pertemuan tersebut para pedagang diingatkan untuk segera  membongkar sendiri ruko yang masuk  dalam ruas  jalan.


Pantauan Salam Papua, Satpol-PP tidak hanya menertibkan pedagang mama-mama Papua yang berjualan  di ruas  jalan  namun semua  ruko yang berada  diruas Jalan Bhayangkara juga dibongkar.  (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment