Dansat TNI – Polri Gelar Patroli Gabungan, Pemilu 2019 Berjalan Aman

Bagikan Bagikan
Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto memimpin patroli gabungan pemilu 2019.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Komandan Satuan (Dansat) TNI – Polri melakukan patroli gabungan, memastikan proses pencoblosan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) berlangsung aman meski beberapa beberapa Tempat Pemungutan Sauara (TPS) ditemukan berbagai polemik, Rabu (17/4).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto bersama Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan, Danlanal Timika Letkol Laut (P) Yadi Mulyadi, Danlanud Yohanis Kapiyau Letkol Pnb Sugeng Sugiarto, Danyon 754/20/3 Kostrad Letkol Inf Dodi Nur Hidayat, Danyon B Brimob Timika Kompol I Gede Putra, Dansatradar 243 Mimika Letkol Lek Adi Siswanto, Dadenkav-3 -Serigala Ceta Timika Kapten Kav Hanung Kaptiaji, Wakapolres Mimika Kompol I Nyoman Purnia dan Kabag Ops Polres Mimika AKP Andyka Aer serta Danramil 1710-2 Mimika Kapten Inf Teguh Heru.

Pantauan Salam Papua, warga terlihat antusias melakukan pencoblosan surat suara di TPS yang sudah dibuat oleh penyelenggara.

Seperti di tempat Lokalisasi Kilo 10 Mimika, kelurahan Kadun Jaya terdapat 10.512 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terbagi dalam 15 TPS. Hal serupa juga terjadi di wilayah area kerja karyawan PT Freeport Indonesi (PTFI) yang dilakukan di area Kuala Kencana. Dimana, proses pencoblosan dilakukan di Aula Multy Purpose dengan 2 TPS yang disediakan dalam gedung.

Kendati demikian, untuk beberapa TPS di wilayah lainnya seperti di TPS 24 Kelurahan Kamoro Jaya, proses pencoblosan tidak dilakukan dalam bilik suara. Dimana, masyarakat yang hendak mencoblos, hanya langsung mengambil surat suara yang ada di meja TPS dan langsung mencari tempat sesuka hati untuk melakukan pencoblosan.

Salah satu warga dalam video yang tersebar, meminta dilakukannya proses pemilihan suara ulang (PSU).

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto usai melakukan patroli gabungan  bersama Dansat TNI - Polri lainnya mengatakan, bahwa TNI Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk menyuarakan dan menyalurkan hak pilihnya secara bebas dan langsung.

“Negara harus hadir memberikan jaminan rasa aman. TNI-Polri serta pemerintah daerah di Mimika  selalu hadir bersama rakyat. Serta mengasistensi penyelenggara Pemilu, agar pelaksanaan bisa berjalan aman lancar dan kondusif,” ujarnya.

“Sejauh ini proses pelaksanaan pencoblosan kertas suara Pilpres dan Pileg di TPS masih berjalan kondusif,” kata Kapolres menambahkan.

Sementara itu, Dandim 1710 Mimika mengatakan, seluruh personil TNI disiapkan telah tersebar di seluruh pelosok terpencil dan di wilayah rawan.

“Sejauh ini, situasi berjalan aman dan kondusif. Belum ada yang melaporkan adanya gangguan keamanan sejak dimulainya pelaksanaan penceblosan pagi tadi,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya pun menurunkan sumber daya milik TNI yakni alusista berupa kendaraan tempur dan helikopter dalam mengamankan pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019.

“Artinya, alusista milik TNI di siapkan untuk mengamankan pasca penceblosan kemudian ditindaklanjuti dengan penarikan logistik yang di sentralisasikan di gedung Eme Neme Yauware, maka gedung tersebut menjadi tempat yang sangat signifikan untuk diamankan dan dikawal. Selain itu ada dukungan lain seperti dukungan terhadap KPU dan membackup Polri dalam hal ini Polres Mimika,” ujar Letkol Inf Pio L Nainggolan. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment