Gakumdu Serahkan Tanda Pengenal Kepada Peserta Pemantau Pemilu 2019

Bagikan Bagikan
Penyerahan tanda pengenal kepada perwakilan.(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) – Tim Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu) Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Kabupaten Mimika 2019 menyerahkan tanda pengenal kepada puluhan pemantau pemilu dari Komisi IndependenPemantau Pemilu (KPPI), Himpunan Mahasiswa Isalam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi, Bawaslu Mimika, Tony L Agapa mengatakan, peran pemantau pemilu telah diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 7 pasal 435, 37, 39 dan 447 sebagai dasar. Namun secara teknis diatur dalam Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) nomor 4 tahun 2018 sehingga perlu diberikan satu tanda pengenal agar ikut memantau pelaksanaan pesta demokrasi di Mimika.

“Sebelumnya kami sudah lakukan sosialisasi untuk memastikan pemantu-pemantau ini sudah memiliki sertifikat dari Bawaslu RI atau Provinsi. Kami juga telah membuka kesempatan untuk mendaftar, tapi sampai sekarang hanya KPPI, HMI dan GMNI saja yang telah terdaftar dan memiliki sertifikat,” kata Tony usai penyerahan tanda pengenal kepada puluhan pemantau di sekretariat Gakumdu Mimika, Jalan Yos Sudarso, Selasa (16/4).

Tanda pengenal tersebut menurut dia, merupakan pegangan bagi para pemantau dalam melaksanakan pendistribusaian logistik, pembangun atau penentapan TPS, proses pemilu hingga rekapitulasi penghitungan suara.

Bukan hanya itu, pemantau juga ikut mengawasi penyelenggara dalam artian KPU dan Bawaslu untuk memastikan pekerjaan penyelenggara telah sesuai aturan ataupun tidak. Hal itu sangat membantu penyelenggara sebagai pengingat agar menjalankan tugas dan fungsi sesuai peraturan.

“Kehadiran para pemantau di lapangan juga berdasarkan pedomaan yang telah kami sampaikan pada sosialisasi-sosialisasi sebelumnya. Begitu juga dengan teknis pelaporan temuan pelanggaran di lapangan,” tuturnya.

Sekretaris DPC GMNI Mimika, Arden Temorubun mengatakan sangat berterimakasih kepada Gakumdu Mimika yang telah merangkul keberadaan perhimpunan pemantau dalam pengawasan Pemilu di Mimika.

Ardan mengatakan bahwa GMNI Mimika merupakan organisasi mahasiswa  yang independen. Pemilu merupakan perhelatan akbar NKRI untuk menentukan pemimpin terbaik bangsa.

Karena itu, tugas dan fungsi GMNI adalah ikut memantau penyelenggara pemilu sehingga bisa berjalan sesuai dengan amanah undang-undang. Tujuan GMNI ikut terlibat juga adalah agar bisa meminimalisir pelanggaran-pelanggaran yang terjadi serta menciptakan pelaksanaan pemilu yang adil, demokratis dan jujur.

“Dewan Pimpinan pusat GMNI di Jakarta telah terdaftar di Mimika dan terakreditasi dengan nomor 023/bawaslu/ XII/ 2018 sehingga ikut sebagai anggota pemantau pemilu.  Pada dasarnya, GMNI Mimika siap menjalankan fungsi sebagai pemantau dan membantu penyelenggara di Mimika,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment