Gedung IRD dan Gudang Instalasi Gizi RSUD Mimika Diresmikan

Bagikan Bagikan
Bupati Eltinus Omaleng tandatangani prasasti peresmian gedung. (Foto-Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Bupati Mimika, Eltinus Omaleng meresmikan gedung instalasi rawat darurat (IRD) dan gudang instalasi gizi yang baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Kamis (11/4).  Gedung yang berdiri mewah tersebut dibangun dengan anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp35 miliar.

Menurut Bupati, DAK yang diperuntukkan bagi kesehatan setiap tahunnya selalu ada dan terakomodir, entah itu diajukan oleh dinas ataupun tidak. Dimana DAK tahun anggaran itu senilai Rp100 miliar, dan diperuntukkan bagi kesehatan senilai Rp35 miliar. Sehingga, Ia berharap dengan adanya pembangunan di RSUD, klasifikasi RSUD bisa naik menjadi tipe B.

“Saya lama-lama diluar daerah (Jakarta) pergi bukan untuk jalan-jalan saja, tapi saya sedang berusaha untuk pembangunan di Kabupaten Mimika kedepan lebih baik lagi,” ungkap Eltinus dalam sambutan peresmian di RSUD Mimika.

Tahun depan, kata Eltinus, pemerintah daerah akan menambah lagi bangunan tersebut menjadi dua lantai, dan bila perlu tiga lantai. Namun, hal itu kembali lagi pada anggaran yang ada, dimana pemerintah Mimika fokus agar RSUD naik tipe sehingga pelayanan lebih ditingkatkan.

Saat ini, kata Eltinus lagi, kekurangan di RSUD adalah tenaga dokter. Melihat hal itu, Ia meminta Direktur RSUD Mimika agar dapat mendatangkan dokter dari luar Mimika untuk melengkapi kekurangan tersebut.

Selanjutnya, RSUD Mimika dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) telah ditetapkan sebagai rumah sakit regional, oleh karena itu RSUD Mimika harus ber-tipe B. Melihat situasi dan kondisi itu, Direktur RSUD Mimika, dr Evelyn Pasaribu mengatakan bahwa instalasi gawat darurat (IGD) yang dimiliki RSUD Mimika belum memenuhi syarat.

“Melihat hal itulah yang membuat kami untuk mengajukan adanya dana DAK untuk pembangunan IRD yang baru dengan bangunan dua lantai,” tuturnya.

Malahan, IRD sebenarnya didalam pengajuannya adalah bangunan dua lantai. Namun karena keterbatasan anggaran sehingga hanya mampu dibangun satu lantai, sementara untuk dijadikan dua lantai direncanakan lanjutan pembangunan di tahun 2020.

Sementara itu untuk bangunan gudang instalasi gizi, dr Evelyn menyebut anggaran juga berasal dari DAK yang diajukan pada tahun 2017, yang mana pada pengajuannya gudang tersebut telah direncanakan sejak tahun 2013.

“Karena diwajibkan bagi rumah sakit tipe B harus punya memasak dan mengolah makanan sendiri, dan dengan adanya bangunan ini diharapakan  kita dari RSUD dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Mimika kedepan lebih baik lagi,” ujarnya.

Peresmian gedung IRD dan gudang instalasi gizi RSUD Mimika ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati. Selanjutnya Bupati bersama jajarannya berkeliling melihat-lihat hasil pembangunan dari kedua gedung. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment