Kinerja Pemprov Papua Turunkan Angka Kemiskinan

Bagikan Bagikan
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, Muhammad Musaad.(Foto-Antara)

SAPA (BIAK) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Muhammad Musa'ad mengemukakan Pemerintah Provinsi Papua dalam kurun waktu lima tahun, yakni 2013-2018 berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 31,50 persen menjadi 27,60 persen.

"Keberhasilan Pemprov Papua menurunkan angka kemiskinan mendapat penghargaan, ada penurunan nyata angka kemiskinan pada 2018 dibandingkan tahun 2013 di mana angka kemiskinan Papua mencapai 31,50 persen," katanya di Biak,Minggu (7/4).

Ia mengakui penurunan angka kemiskinan itu karena gencarnya Pemprov Papua serta 29 pemkab dan pemkot di provinsi itu melakukan program pemberdayaan perekonomian bagi masyarakat kampung melalui dukungan dana desa serta dana Prospek Papua.

Dengan berbagai kebijakan yang menyentuh kebutuhan warga berbagai kampung, menurut Muhammad Musa'ad, diharapkan angka kemiskinan makin turun sehingga masyarakat Papua menikmati kesejahteraan pembangunan yang sedang berlangsung di bawah kebijakan kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe dan Wagub Klemens Tinal.

Musa'ad menyebutkan, selain menekan angka kemiskinan, Pemerintah Provinsi Papua juga berhasil meningkatkan capaian angka Indek Pembangunan Manusia (IPM) Papua dari 54,70 naik menjadi 59,09.

"Semua capaian keberhasilan kemajuan pembangunan yang telah dialami Provinsi Papua untuk kesejateraan masyarakat asli Papua," katanya.

Di kurun waktu lima tahun hingga 2018, menurut dia, keberhasilan bidang insfrastruktur juga bisa dinikmati masyarakat, di antaranya jalan lingkar antarkabupaten di Pegunungan Tengah, pembangunan Stadion Bangkit Mandiri untuk perhelatan PON XX Papua 2020.

Sedangkan keberhasilan lain juga bisa dilihat dari program pemerintah , kata dia, yakni pembangunan jembatan Merah Putih Holtekam di Kota Jayapura.

"Capaian hasil pembangunan di Papua akan terus berlanjut dengan prinsip dasar program yakni perlindungan orang asli Papua, keberpihakan, pemberdayaan dan keberlanjutan program," katanya.

Pihaknya berharap tingkat keberhasilan capaian kinerja pembangunan di Papua yang sudah dirasakan warga harus dapat dikawal bersama sehingga bisa lebih baik di lima tahun ke depan.

Berdasarkan data Bappeda, dalam kurun waktu 2013-2018 berbagai capaian kebijakan pembangunan di Provinsi Papua juga terjadi dalam bidang ekonomi yakni terjadi kemajuan pertumbuhan ekonomi 5-6 persen. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment