Menjelang Pemilu, KKB Terlihat Melintas Di Kampung Ubliga Jila Dengan Membawa Senjata

Bagikan Bagikan
Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – TNI dan Polri di Kabupaten Mimika siap mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2019 dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memberikan hak suaranya.

Selain itu, TNI dan Polri juga akan mengamankan beberapa wilayah yang dianggap rawan terkait adanya isu pemboikotan Pemilu oleh oknum tertentu dan isu gangguan keamanan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Daerah rawan yang menjadi fokus kita ada empat distrik yaitu Jila, Hoya dan Alama, serta Tembagapura khususnya di kampung Arwanop, Banti dan Singa. Kita mendapatkan informasi, ada laporan dari masyarakat, KKB terlihat melintas di wilayah Jila tepatnya Kampung Ubliga, mereka membawa persenjataan.,” ujar Dandim 1710 Mimika, Letkol Inf Pio L Nainggolan ketika ditemui Salam Papua di Koramil 1710-2/ Mimika, Selasa (16/4).

Dandim mengatakan, motif adanya KKB tersebut masih dalam penyelidikan.  Pihak TNI – Polri masih berupaya mengidentifikasi kelompok tersebut.

“ Kita masih berupaya identifikasi ini kelompok siapa, bergerak dari mana dan motifnya apa? Apakah mereka akan melakukan gangguan terhadap pos TNI – Polri atau untuk memboikot pelaksanaan Pemilu,” ujarnya.

Agar Pemilu berjalan aman dan lancar, Letkol Inf Pio mengatakan pihak penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika bersama TNI – Polri telah melakukan koordinasi.

“Ini tetap masih kita kawal terus, kita yakinkan bahwa proses tahapan Pilpres dan Pileg bisa berjalan dengan aman. Kalau memang ada ancaman dan membuat pencoblosan tidak bisa dilakukan di kampung-kampung pelosok, maka sudah diputuskan KPU, Pemilu akan tersentralisasi di distrik,” ujarnya.

“Prinsipnya, kita kawal proses pentahapan mulai dari pendistribusian, pencoblosan, perhitungan sampai akhirnya putusan Pleno KPU Mimika. Intinya, apapun yang dilakukan KPU kita kawal,” tegas Dandim.

Sebelumnya Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto menegaskan pihaknya akan menindak tegas bagi siapapun yang ingin menghambat penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Segala hal terkait masalah pemboikotan terlaksananya pemilu ini kita upayakan untuk meminimalisir dan kita tindak tegas,” kata Kapolres ketika ditemui di Mapolres Mimika, Sabtu (13/4) lalu.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika agar tidak boleh takut dengan adanya aksi teror oleh oknum-oknum tertentu, tapi mempercayakan keamanan kepada pihak keamanan agar masyarakat bisa memberikan hak suara pada tanggal 17 April mendatang.

“Kita berikan imbauan kepada masyarakat jangan takut terhadap isu-isu yang mengajak dan melarang masyarakat untuk masuk ke TPS,” ujarnya.  (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment