Komnas Papua Buka Posko Pemantau Pemilu

Bagikan Bagikan
kata Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua Frits B Ramandey (baju batik).(Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua akan membuka posko pemantau pelaksanaan pemilu presiden dan pemilu legislatif 17 April 2019 guna memastikan hak tiap warga negara dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

"Kami akan buka posko pemantau Pemilu 2019," kata Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua Frits B Ramandey di Kota Jayapura, Minggu (7/4).

Pembukaan posko itu, kata dia, sebagai tindak lanjut dari hasil diskusi dengan para pegiat HAM dan LSM yang ada di Provinsi Papua pada Jumat pekan kemarin, agar tiap persoalan terkait pemilu bisa dideteksi dan dicari solusi.

"Dari forum diskusi itu, kami mendapatkan sejumlah saran dan masukan, yang nantinya kami akan teruskan kepada penyelenggara. Dan pembukaan posko pemantau pemilu juga bagian dari hasil diskusi dengan puluhan aktivis LSM HAM Papua," tuturnya.

Menurut mantan Ketua AJI Jayapura itu, tiap warga negara yang telah cukup umur atau syarat dan tidak dicabut haknya, mempunyai hak yang sama dimata hukum untuk menyalurkan hak politiknya, apalagi Papua merupakan salah satu daerah yang sering disoroti oleh pihak manapun, apalagi ini adalah pesta demokrasi, pesta rakyat.

Di mana setiap warga negara mempunyai hak yang sama, tidak terkecuali warga di Papua, sehingga Komnas HAM Papua sebagai salah satu lembaga HAM berkewajiban untuk memastikan hal itu.

"Kami mempunyai kewajiban untuk memantau dan ikut memastikan bahwa warga di Bumi Cenderawasih, hak konstitusinya tidak diabaikan atau terabaikan," ucapnya, menegaskan.

Untuk itu, Frits mengaku sependapat atau setuju dengan berbagai pihak atau pun penyelenggara dan pendukungnya menggaungkan pemilu damai, aman dan sejuk, dengan harapan pada hari "H" pencoblosan bisa berjalan dengan sukses dan maksimal.

"Kami juga akan terus mendorong pihak penyelenggara, baik KPU dan Bawaslu hinggga berbagai tingkatan agar lebih maksimal untuk lakukan sosialisasi terkait pemilu," ujarnya. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment