KPU Gelar Bimtek KPPS Distrik Kuala Kencana

Bagikan Bagikan
Staf  Sekretariat KPU Mimika, Ronny Toisuta saat memberikan bimbingan kepada seluruh KPPS Kuala Kencana.(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika melalui  Bidang  Teknis  menggelar Bimbingan Teknis (bimtek)  kepada  560 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tersebar di 80 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Distrik Kuala Kencana. Kegiatan bimtek ini dibukan oleh Devisi SDM dan Sosialisasi KPU Mimika, Fidelis Piligame.

Staf  Sekretariat KPU Mimika, Ronny Toisuta menjelaskan, bimtek kepada seluruh KPPS menjelang pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) sangat penting dilaksanakan, mengingat KPPS merupakan ujung tombak penyelenggara. Bimtek ini dilakukan untuk menghindari pelanggaran dari penyelenggara. Karena jika KPPS di setiap TPS salah memasukan data, secara otomatis tingkat lanjutan hingga ke KPU akan ikut salah.

“Ini wajib dilakukan agar KPPS melaksanakan setiap tahapan Pemilu sesuai dengan yang ditetapkan oleh Undang-Undang RI.  Jumlah TPS di Kuala Kencana sebanyak 80  dan KPPS yang ditugaskan sebanyak  tujuh  orang yang dibantu oleh dua orang  Binmas,”  kata Roni di Kantor Distrik Kuala Kencana, Senin (8/4).

Sebelumnya menurut dia, KPU telah melakukan bimtek di seluruh pesisir  pantai. Selanjutnya, berdasarkan kesepakatan bersama, selama sepekan akan fokus untuk seluruh distrik dalam wilayah kota dan gunung.

Materi yang disampaikan dalam bimtek ini adalah tentang cara pengisian form-form  rekapitulasi surat suara termasuk sah dan tidak sahnya pengisian form tersebut. Dengan demikian, jika semua KPPS memahami prosedur  tersebut maka PPD hingga tingkat KPU akan aman dan tidak butuh waktu lama dalam proses rekapitulasi suara.

“Kami harapakan rekan-rekan yang tujuh orang di setiap TPS itu bisa bekerja sesuai dengan tahapan-tahapan yang berlaku. Jangan sampai yang di sebut tidak sah, mereka bikin jadi sah. Begitupun sebaliknya ,” tuturnya.

Sedangkan Kepala Distrik Kuala Kencana, Evert  Lukas Hindom mengharapkan agar  para KPPS dan PPS yang dipercaya negara bisa melaksanaka tugasnya dengan baik sehingga pelaksanaan Pilpres dan Pileg dapat berjalan aman dan lancar.

“Pengalaman dari Pilkada tahun kemarin, kami akan tindak tegas siapa pun yang melakukan kecurangan. Tidak boleh ada caleg yang hadir dalam kegiatan bimtek ini karena ini merupakan kegiatan  internal KPU,PPD, Panwas dan anggota PPS,” katanya.

Dijelaskan H-4 pelaksanaan Pemilu, perangkat distrik dan pihak penyelenggara akan turun ke kampung-kampung untuk mengecek lokasi TPS  untuk memastikan TPS  telah ditempatkan di lokasi yang netral. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment