KPU Mimika Laporkan 1.470 Lembar Suara Rusak ke KPU RI

Bagikan Bagikan
Pelipatan surat suara di Kantor KPU Mimika beberapa waktu yang lalu. (Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika melaporkan sebanyak 1.470 lembar surat suara rusak ke KPU RI untuk diganti.

Koordinator Logistik Pemilu KPU Mimika, Sukmawati mengatakan, jumlah surat suara yang rusak untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 216 lembar. Untuk pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sebanyak 509 lembar, DPR Provinsi Papua sebanyak 203 lembar. DPD sebanyak 332 lembar dan untuk DPRD Mimika sebanyak 210 lembar. Dimana untuk dapil 1 sebanyak 42 lembar, dapil 2 sebanyak 25 lembar, dapil 3 sebanyak 97 lembar, dapil 4 sebanyak 19 lembar, dapil 5 sebanyak 25 lembar dan dapil 6 sebanyak 3 lembar.

“Kami sudah laporkan kerusakan-kerusakan itu ke KPU RI supaya dilaporkan ke percetakan dan segera diganti. Untuk surat suara sudah kami selesaikan di bulan Maret lalu makanya kami langsung melaporkan kerusakannya. Sekarang kami menunggu gantinya,”  ungka Sukmawati di Graha Eme Neme Yauware, Minggu (7/4).

Persoalan pengepakan surat suara menurut dia telah mencapai 80 persen. Khusus untuk pemilihan DPRD karena harus melibatkan komisioner dan dari Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu).

“Takutnya ada kesalahan karena itu akan dibagi berdasarkan dapil,” tuturnya.

Sedangkan Plt. Sekretaris KPU Mimika, Marwiah menjelaskan pendistribusian surat suara ke setiap dapil akan disesuaikan dengan jadwal dari pihak ke tiga selaku distributor yakni PT Trans Mimika. Menurut dia, berdasarkan informasi, tanggal 9 April akan ada pleno penandatanganan kerja sama pendistribusian surat suara bersama PT Trans Papua dan KPU untuk selanjutnya mulai didistribusi berdasarkan jadwal pihak distributor.

“Sekarang ini kami sementara sortir formulir C1 yang tidak berhologram untuk dilaporkan ke KPU RI melalui Provinsi. Karena dari pusat sudah mendesak ke Provinsi untuk segera mendapat laporan dari kabupaten,”  kata Marwiah. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment