KPU Mimika Pastikan Hak Suara Penyandang Disabilitas Tersalur Saat Pemilu

Bagikan Bagikan
Komisioner Divisi SDM dan Sosialisasi, Fidelis Piligame .(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika melalui Komisioner Divisi SDM dan Sosialisasi, Fidelis Piligame memastikan hak suara dari pemilih penyandang disabilitas se Mimika bisa tersalurkan pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang.

Fidelis menjelaskan, penyandang disabilitas merupakan warga Indonesia yang berhak ikut memilih untuk menentukan Presiden dan Wakil Presiden, serta figur perwakilannya di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), DPR Provinsi, DPR RI dan DPD RI.

"Disabilitas itu dalam tanda kutip adalah mereka yang tuli, buta dan bisu. Jadi mereka berhak memilih asalkan memang sudah terdaftar sebagai wajib pilih. Petugas di setiap tempat pemungutan suara (TPS) pasti akan mengarahkan mereka sesuai dengan pilihannya," kata Fidelis saat ditemui di Kantor KPU Mimika, Jumat (12/4).

Sementara untuk masyarakat yang tidak bisa membaca, Fidelis mengatakan, penyelenggara pemilu telah memberikan sosialisasi kepada seluruh pengurus hingga tingkat distrik  untuk mengarahkan pemilih yang tidak bisa membaca  agar bisa menyalurkan suaranya di setiap TPS.

"Selama ini setiap kali pelaksanaan sosialisasi, kami sudah sampaikan bahwa untuk masyarakat yang tidak bisa membaca akan dibantu oleh petugas dari panitia distrik, Bawaslu dan KPPS. Yang penting petugas diberi tahu oleh pemilih yang bersangkutan bahwa dirinya tidak tahu membaca dan siapa figur yang mau dia pilih," katanya.

Selain yang tidak tahu baca, tambah Fidelis, untuk pemilih yang sedang sakit juga akan diarahkan oleh petugas untuk bisa menyalurkan hak suaranya dengan mendatangi rumahnya, yang penting  ada koordinasi dan komunikasi.

Fidelis mengharapkan seluruh petugas di lapangan bisa memperhatikan setiap kaum disabilitas dan juga membantu warga yang tidak bisa membaca sehingga hak suara mereka bisa terakomodir. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment