Mama-Mama Papua Akan Bertemu Bupati

Bagikan Bagikan
Mama Kristina Pigome pedagang di areal pasar lama jalan bhayangkara.(Foto-Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Sejumlah pedagang mama- mama Papua yang ditertibkan oleh  Dinas Polisi Pamong Praja (Dissatpol-PP) akan menghadap Bupati Mimika, Eltinus Omaleng di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika dijalan Poros Kuala Kencana, SP3, hari ini Kamis (11/4).

“Besok kami akan ketemu bapak Bupati supaya kami mama- mama orang Papua bisa diperhatikan dan kami juga dapat tempat yang  layak untuk berjualan,” ungkap Mama Kristina Pigome seorang pedagang di Areal Pasar Lama Jalan Bhayangkara , Rabu (10/4).

Mereka ingin bertemu Bupati Mimika karena pasar tempat mereka berjualan selama ini telah ditertibkan. Penertiban yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dispol-PP tersebut guna membersihkan pasar lama dan untuk menata pasar lama menjadi lebih baik
“Kami minta pemerintah ganti rugi dan pemerintah harus sediakan tempat yang bagus untuk kami mama- mama Papua,” ungkap Mama Kristina.

Menurut Mama Kristina, Pemerintah jangan hanya menertibkan saja namun harus menyediakan tempat yang bagus untuk mama-mama Papua untuk berjualan.

“Kami mama- mama Papua teriakn sediakan tempat yang baru  karena tempat atau pasar bagi mama- mama Papua di areal Pasar Sentral sudah dipenuhi oleh orang lain,” katanya.
Tidak hanya pedagang mama- mama Papua yang ditertibkan, namun juga  bangunan yang pada ruas jalan juga ikut dibongkar oleh Satpol-PP.

Dalam penertiban itu, Bupati Omaleng langsung turun ke pasar untuk melihat secara langsung kondisi pasar yang ada dan memerintahkan Satpol-PP untuk membongkar semua bangunan yang diangggap menutupi ruas jJlan Bhayangkara sehigga membuat adanya macet pada jalan tersebut.

“Jangan halang- halang, semua ini kita akan bongkar dan tertibkan, mama- mama Papua kembali berjualan di Pasar Sentral, pasar sudah kita sediakan,” tutur Omaleng
Bupati Omaleng mengatakan, pembongkaran dan penertiban karena pasar lama paling kotor. Pasar lama merupakan wajah dari Kota Timika sehingga harus bersih.  

“Tidak hanya di pasar lama saja, tapi akan dilakukan penertiban disemua areal Kota Timika, karena pada saat PON mendatang Kota Timika sudah jadi bersih dan jadi kota yang mewah, jadi untuk itu pembersihan dan penertiban kita mulai sekarang,” ujarnya. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment