Menghadapi Era Reformasi Industri, Peluang Pendidikan Tinggi

Bagikan Bagikan
Dr.  Eni Maryani saat memberikan kuliah umum Mahasiswa Universitas Timika.(Foto-Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) -  Penggiat Gender dan Media. Dr.  Eni Maryani menuturkan, Walaupun perkembangan yang ada di Papua dalam perkembangan tidak dalam arus kuat seputar revolusi industri 4.0 atau berbasis pada revolusi digital, tentu saja perkembangannya tidak terbatas dalam konteks ruang

Tantangan dan Peluang Pendidikan Tinggi Menghadapi Era Revormasi Industri 4.0". Akademisi, Dalam artian, imbas dari perkembangan revolusi industri akan berkembang hingga berbagai wilayah termasuk juga Papua walaupun tidak menjadi sentra utama dalam digital revolusi, tapi implikasinya akan tetap akan mencapai, ungkapnya  kepada Salam Papua seusai memberikan kuliah umum kepada Mahasiswa Universitas Timika, di Rumah Kreatif BUMN Timika,  jalan Budi Utomo, Kamis (4/4) kemarin

" Di Papau juga sudah terjadi perkembangan teknologi dan juga perkembangan infastruktur internet walaupun belum maksimal, tapi hal tersebut dapat menjadi basis terjadinya penggunaan media digital yang menjadi basis terjadinya perubahan dalam berbagai aspek yang dipicu oleh teknologi digital," ungkapnya

Tuturnya, kendala yang dihadapi mahasiswa yang ada untuk dapat bersaing secara digital pada era revolusi 4.0 ini karena jarak yang jauh dari ruang atau pusat Bisnis, namun dalam revolusi industri 4.0 ini memberikan ruang tersendiri bagi mahasiswa yang perkulihannya jauh dari pusat bisnis, dengan melalui revolusi ini informasi menjadi tersebar dengan luas sehingga peluang- peluang juga lebih terbuka

Jadi informasi yang diberikan oleh media digital, dapat memberikan ruang dan peluang yang sangat besar, entah peluang dalam mendapatkan informasi, peluang untuk kerja," ungkapnya

Akan tetapi, peluang tersebut ternyata memberikan tantangan tersendiri. Tantangannya adalah jika mahasiswa yang ada di Papua khususnya di Kabupaten Mimika hendak turut serta atau memperoleh peluang tersebut mereka juga harus paham bahwasannya, persaingan yang ada tidak lagi terbatas dan mahasiswa yang ada di Papua harus mampu bersaing dengan kelompok- kelompok atau masyarakat yang telah terakses dengan media digital
"Ini yang menurut saya, peluang ada tapi tuntutan untuk meningkatkan kualitas diri bersifat lebih kompotitif dan juga punya daya saing yang harus ditingkatkan ," ujarnya

"Dan menurut pengamatan saya, apa yang terjadi disini, anak- anak muda dalam hal ini mahasiswa punya potensi maju cukup tinggi karena, adanya kemauan yang keras, dalam konteks serba terbatas dan juga situasi yang tidak terlalu kondusif dan ini dapat meraih kemajuan dan bisa berkembang lebih," tambahnya

Untuk meraih kemajuan tersebut, tentunya adanya kemauan dan juga akses yang terbuka, Tuturnya, karena revolusi industri 4.0 adalah basisnya infrastruktur maka internet harus ditingkatkan, dan hal tesebut tentunya harus direspon baik oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan internetnya, juga harus dibarengi literasi digital. Artinya selain meningkatkat infstruktur digital namun juga harus memberikan pedoman atau advokasi terkait dengan bagaimana menyikapi perkembagan digital ini

Selain mengakses tetapi juga harus membangun kesadaran supaya dapat mengakses untuk menigkatkan  dalam mengoptimalkan hal- hal positive bukan negative, terang  Dia. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment