Pengelolaan Dana Desa Sorsel Terbaik Se-Papua Barat

Bagikan Bagikan
Kampung Sira, Sorong Selatan.(Foto-Antara)

SAPA (MANOKWARI) - Pengelolaan dana desa di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) dinilai paling baik dibanding di 12 kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat lainnya.

Kepala kantor wilayah Direktorat jendral Perbendaharan Papua Barat, Arif Wibawa di Manokwari, Senin (15/4), mengutarakan, dari sisi administrasi Sorsel dinilai cukup tertib. Pelaksanaan dan pelaporan pun dilaksanakan tepat waktu.

Setelah Sorsel, daerah lain yang patut memperoleh apresiasi dalam penggunaan dana desa yakni Kabupaten Manokwari Selatan atau Mansel dan Kabupaten Tambrauw.

Pemanfaatan dana desa dua daerah tersebut cukup bagus dari perencanaan hingga pelaporan, ujarnya.

"Yang paling tertib Sorsel diikuti Mansel dan Tambrauw. Tiga daerah ini beberapa kali selalu yang terbaik," kata Arif.

Ia menjelaskan, secara umum proses pencairan dana desa lebih mudah dibanding anggaran pada pos lain.

Pencairan dana desa tidak membutuhkan review dari Inspektorat layaknya dana alokasi khusus (DAK), melainkan cukup dengan rekomendasi dari bupati.

Di Papua Barat, lanjut Arif ada sejumlah daerah yang mengalami cukup kemajuan melalui program desa. Di antaranya Kabupaten Mansel dan Tambrauw. Pembangunan desa di Tambrauw dinilai lebih baik dibanding tetangganya misalnya Kabupaten Maybrat.

Ia berharap, daerah lain juga dapat mengoptimalkan pemanfaatan dana desa untuk pembangunan.

Sebagaimana keinginan pemerintah pusat, dana desa dikucurkan agar terjadi kesetaraan pembangunan antara desa dan kota, ujarnya.

Aparatur kampung dan masyarakat dinilai menjadi komponen yang paling memiliki peran. Mereka dianggap mengerti atas apa yang paling dibutuhkan di lingkungannya.

"Kalau ada yang belum paham, kan bisa konsultasi dengan Dinas Pemberdayaan Kampung. Saya rasa dinas dengan senang hati memberikan penjelasan," katanya.

Arif menambahkan, program dana desa saat ini sudah memasuki tahun kelima sejak dimulai pada 2015 lalu.

Ia berharap, masyarakat lebih sejahtera dan tidak ada lagi desa tertinggal. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment