Polisi Tindak Oknum Yang Hembuskan Boikot Pemilu

Bagikan Bagikan
Kapolres mimika AKBP Agung Marlianto.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto menegaskan pihaknya akan menindak tegas oknum – oknum yang sengaja menghambat pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang melalui isu hoax yang dihembuskan di media social maupun yang diedarkan secara langsung kepada masyarakat.

“Hoax adalah musuh negara. Secara universal negara kita terancam dengan isu hoax atau berita burung. Dimana sengaja dihembuskan oleh oknum-oknum tertentu untuk menciptakan mosi tidak percaya kepada pemerintah,” ujarnya ketika ditemui wartawan di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Kamis (11/4).

“Ini tidak boleh dibiarkan, untuk di Mimika secara langsung ada yang berimbas dan tidak,” ujarnya menambahkan.

Kapolres mengatakan, oknum – oknum penyebar isu hoax sendiri dibagi menjadi tiga golongan yakni ekstrim kanan atau kelompok yang mau mendirikan negara dengan agama tertentu, ekstrim kiri atau kelompok yang meminta adanya referendum dan ingin memisahkan diri dari NKRI serta golongan yang sifatnya menyerang secara personal.

“Ini betul – betul harus kita tanggulangi. Secara khusus, isu pemboikotan terhadap Pemilu, pelakunya sudah kita selidiki dan akan diproses dalam waktu dekat,” ujar Agung Marlianto . Ia mengakui bahwa issu tersebut sudah beredar luas.

Terhadap berbagai isu atau kabar yang berhembus memboikot Pemilu dan menciptakan keresahan di masyarakat, Kapolres memastikan bahwa tiga pilar yakni Pemerintah, TNI dan Polri siap menjamin penggunaan hak suara pada saat pencoblosan.

“Hoax itu juga berimbas pada TNI – Polri, bukan cuma menyerang Pemerintah. Masalah keamanan kamtibmas, TNI – Polri dianggap tidak mampu menjalankan tugas dan perannya sebagai aparat keamanan.  Kami dapat pastikan pada 17 April mendatang, seluruh warga di Mimika dapat menyalurkan hak suaranya,” imbuhnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment