Polres Jayawijaya Cegah Hoaks Penghambat Pemilu

Bagikan Bagikan

Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda.(Foto-Wonepapua)
SAPA (WAMENA) - Kepala Kepolisian Resor Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya memastikan telah menurunkan tim siber untuk memantau berita hoaks yang berisikan ajakan menggagalkan pemilu 2019.

AKBP Tonny Ananda di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua, Minggu (14/4), mengatakan sudah memerintahkan Kasat Reskrim dan Kasat Intel untuk melakukan patroli siber tersebut.

"Patroli siber ini dilakukan agar masyarakat tidak resah dengan pemberitaan-pemberitaan hoax yang berkembang menjelang pemilu 2019 ini," katanya.

Jelang pemilihan pada 17 April mendatang, ia mengatakan suhu politik di wilayah pegunungan tengah Papua meningkat, termasuk pemberitaan hoaks.

"Apalagi berita-berita hoaks ini dimanfaatkan oleh para elite separatis. Seperti informasi tidak ada pemilu di Kabupaten Nduga oleh kelompok kriminal bersenjata di sana," katanya.

Selain akan menindak tegas penyebar hoaks, ia juga memastikan siap menindak tegas kelompok atau oknum yang berusaha menggagalkan pemilu di wilayah hukum Polres Jayawijaya.

"Apabila kelompok kriminal bersenjata di Nduga berusaha mengacau dan melakukan gangguan-gangguan terhadap pemilu maka aparat akan mengambil langkah dan tindakan tegas terhadap mereka," katanya.

Mantan Kapolres Lanny Jaya itu memastikan sudah menyiapkan sejumlah personel polres yang akan dibantu personel Polda Papua untuk penempatan di sejumlah kabupaten seperti Jayawijaya, Nduga dan Kabupaten Yalimo. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment