Tolak Permintaan Gubernur Papua, Bupati Tegaskan Marthen Paiding Tetap Penjabat Sekda Mimika

Bagikan Bagikan
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng,SE, MH .(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) –  Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE, MH mengatakan tidak akan melaksanakan isi surat Gubernur Papua, Lukas Enembe yang meminta dirinya mengembalikan Ausilius You sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika.

“Pada prinsipnya saya sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai kewenangan tetap melakukan pergantian terhadap Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika. Bapak Gubernur  Papua sampaikan bahwa penentuan  status jabatan Sekda menjadi kewenangan mutlak Bupati Mimika. Karena itu saya tegaskan bahwa untuk Penjabat Sekda Mimika tetap dijabat oleh Sdr. Marthen Paiding sampai terpilihnya Sekda definitive,” kata Bupati Omaleng, Kamis (4/4).

 Menurut Omaleng, pergantian Sekda Mimika dalam hal ini  Ausilius You, sudah sesuai mekanisme yang berlaku.

"Dalam pelaksanaan  pergantian Sekretaris Daerah, saya sebagai Bupati  Mimika selaku Pejabat Pembina Kepegawaian telah berkoordinasi dan mendapat persetujuan  dari Menteri Dalam Negeri RI melalui Surat Menteri Dalam Negeri Nomor: 821/8291/SJ, tanggal 11 Oktober 2018 tentang Persetujuan Mutasi dan Pengisian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Kemudian persetujuan Gubernur Provinsi Papua dengan Surat Gubernur Nomor: 821.2/12687/Set tanggal 01 November 2018 tentang Persetujuan Mutasi dan Pengisian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika,” kata Bupati Omaleng.

Dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara)  menyurat kepada Bupati Mimika tentang rekomendasi pengaduan Sdr. Ausilius You yang intinya merekomendasi Ausilius You untuk menjabat kembali sebagai Sekda Mimika.

"Kami telah membalas surat KASN tersebut dengan menyampaikan beberapa pertimbangan dalam rangka kelancaran jalannya penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Mimika serta sesuai pasal 190 (2)  dan (4) Peraturan Pemerintah Nomor: 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, yang menyebutkan bahwa mutasi dilakukan  atas dasar kesesuaian antar kompetensi PNS dengan persyaratan jabatan, klasifikasi jabatan dan pola karir dengan memperhatikan kebutuhan organisasi, kami sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian  sesuai kewenangan melakukan pergantian  terhadap Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika,” tegas Omaleng.

“Dalam pertemuan saya dengan Pak Gubernur Papua pada tgl 31 Maret 2019 di Jayapura,  Beliau sampaikan bahwa surat dari beliau itu tetap menjadi kewenangan mutlak Bupati Mimika. Mau dilaksanakan atau tidak itu mutlak kewenangan Bupati Mimika. Pak Gubernur mempersilahkan saya untuk membalas surat Gubernur Papua, “ kata Bupati Omaleng menambahkan.

Bupati menjelaskan, pada Kamis, 4 April 2019 surat balasan dari Bupati Mimika kepada Gubernur Papua telah  diserahkan langsung kepada Gubernur Papua di rumah jabatan Gubernur yang disaksikan Sekda Provinsi Papua.

Dalam surat balasan tersebut, point intinya adalah bahwa dengan memperhatikan kebutuhan Organisasi, sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai kewenangan tetap melakukan pergantian terhadap Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika.

Dikemukakan, menurut Bapak Gubernur sudah ada SK Gubernur Papua tentang Tim seleksi Sekda Kabupaten Mimika.

“Tinggal saya mengajukan nama- nama untuk diseleksi Pansel. Selanjutnya pansel melaksanakan tugasnya untuk menyeleksi para kandidat. Jadi silahkan bagi ASN yang sudah memenuhi syarat pangkat atau golongan silahkan untuk daftar," tuturnya.

Dijelaskan, pengisian jabatan Sekretaris  Daerah Kabupaten Mimika dilakukan secara terbuka untuk mencari  pemimpin yang sesuai syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan, integritas serta persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Sebagai ASN bersikaplah yang profesional, karena apapun jabatan yang kita dapat itu merupakan amanah Tuhan melalui pimpinan. Jabatan tidak abadi untuk dipertahankan dengan segala cara. Karena itu sifat dan karakter memaksakan sesuatu itu supaya dihilangkan. Hargailah dan hormati apa yang menjadi kewenangan dan keputusan pimpinan,”  kata Bupati Omaleng. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment