30 Warga Binaan Lapas Timika Peroleh Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri

Bagikan Bagikan
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Timika, Marojahan Doloksaribu.(Foto-Antara-Evarianus Supar)

SAPA (TIMIKA) – Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Timika, M Doloksaribu mengatakan ada sebanyak 30 warga binaan Lapas Timika mendapat remisi khusus (RK) hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, sesuai dengan usulan yang sudah diserahkan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Papua.

“Semua sudah terjawab sesuai dengan usulan,” ujarnya saat dihubungi Salam Papua, Selasa (14/5).

Kata dia, 30 warga binaan yang menerima remisi adalah mereka terlibat perkara narkotika, laka lantas, perlindungan perempuan dan anak (PPA), pencurian, penggelapan, penganiyaan, perjudian dan juga pembunuhan.

Dimana pemberian remisi diberikan kepada warga binaan yang memenuhi syarat-syarat sesuai dalam peraturan perundang-undangan, seperti berkelakuan baik selama menjalani masa pidana, tidak melarikan diri, tidak membuat keributan, tidak memperjual-belikan narkotika serta menyimpan senjata tajam (sajam).

Pemberian remisi guna memotivasi warga binaan agar mencapai penyadaran diri untuk terus berbuat baik. Sehingga dapat menjadi warga yang berguna bagi pembangunan baik selama menjalani masa pidana maupun setelahnya.

Berikut 30 warga binaan yang akan mendapatkan remisi pada hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah di Mimika:

Rangga Arvanto, Radinal Mokodompit, Darmawan, Faisal Assad, La Afipudin, Anwar Alib, Saiful Bahri, Dyno Alfiansyah Salem, Agustianita Riana Pangallo, Handrian Siolimbona, Febrianti Mafika Sari, Rita Kaleyan, dan Yanto Sanmas.

Alwan Taher, Wawan Setiawan, Watat Madilis, Wario Alias Acho, Irfandi Alias Fandi, Jumardin, Frengky Apaseray, Mustahir, Hasdi Iskandar, Pujianto, Al Felai, Emil Syah, Fikram Malawat, Dahlan Selmuri, Asis Manaba, Ade Pramudio dan Edwin Aji. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment