Ambulans Terlambat Tiba di Timika, Dinkes Denda Kontraktor 500 Juta

Bagikan Bagikan
HL - Kepala Dinkes Mimika, Alfred Douw. (Foto-Dok SAPA)


SAPA (TIMIKA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika pada tahun 2019 ini akan membagi kendaraan operasional kesehatan dalam hal ini ambulans dan mobil puskesmas keliling kepada tiap puskesmas yang ada di Mimika, khususnya puskesmas yang berada didalam kota Timika.

Kepala Dinkes Mimika, Alfred Douw menjelaskan, pengadaan kendaraan ambulans dan mobil puskesmas keliling merupakan program pengadaan yang menggunakan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) tahun  2018.

"Pengadaan sebanyak 15 unit mobil dengan nilai 3,4 miliar, delapan mobil sudah ada dan datang tepat pada waktunya, dan tujuh mobil mengalami keterlambatan," kata Alfred Douw saat ditemui diruang kerjanya gedung kompleks Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kamis (23/5).

Terjadi keterlambatan tiba kendaraan ambulans dikarenakan saat pengiriman dari Jakarta menuju Mimika terjadi kesalahan tujuan pengiriman, kendaraan tersebut malah dikirim ke Pontianak.

"Bulan Desember (nanti) baru mobil itu dikirim kembali ke Jakarta, dan dari Jakarta akan menuju Makassar, dan dari Makassar baru akan di kirim ke Timika. Jadi mobil ambulans itu masih keliling Indonesia dulu baru ke Timika," terangnya.

Ia menyebut hal itu merupakan kesalahan dari kontrak yang ada. Sehingga ia meminta kepada  pihak kontraktor untuk dapat mengganti rugi atau denda akibat keterlambatan pengadaan kendaraan tersebut, dengan besaran denda atau ganti rugi senilai Rp500 juta.

Harusnya pada November 2018 kendaraan sudah tiba di Mimika untuk kemudian diserahkan dan digunakan oleh puskesmas yang ada di kota Timika dalam menunjang pelayanan kesehatan di masyarakat.

"Mobil semua sudah ada,  sementara masih menunggu prosesnya untuk pemasangan plat nomor dan selanjutnya dibagikan kepada puskesmas-puskesmas yang ada. Setelah semuanya beres, baru kita cairkan dana itu dan serahkan pada kontraktor, dengan catatan ia tetap membayar denda," katanya. (Jefri Manehat) 
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment