BNN Tangkap Oknum TNI Bawa 74 Kg Ganja

Bagikan Bagikan
Kepala BNN Jambi, Heru Pranoto didampingi Wadan Denpom II Jambi, Mayor CPM Asep Manan di kantor BNN Provinsi Jambi saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan ganja 74,3 kg dari Aceh menuju Jambi yang diduga melibatkan oknum anggota TNI.(Foto-Antara)

SAPA (JAMBI) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi berhasil menangkap tiga orang kurir narkotika, satu diantara pelakunya adalah FX (31) seorang oknum TNI yang berdinas di Sumatera Utara kedapatan membawa narkotika jenis daun ganja kering sebanyak 74 kg.

Kepala BNN Provinsi Jambi, Heru Pranoto didampingi Wadan Denpom II Jambi, Mayor CPM Asep Maman di Jambi, Jumat (24/5), saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan, mengatakan penangkapan itu dilakukan pihak BNN pada Rabu lalu (22/5) setelah anggota BNN menerima laporan akan ada masuk narkoba jenis ganja dari Aceh menuju Jambi menggunakan mobil pribadi.

Kronologis kejadian berawal dari informasi dari masyarakat tentang adanya pengiriman narkotika jenis ganja kering asal Aceh yang akan dikirim masuk ke Provinsi Jambi, selanjutnya tim intelijen BNN Provinsi Jambi melakukan pengamatan dan penggambaran tentang rute perjalanan yang akan di lewat oleh pelaku.

Setelah mendapatkan rute yang diduga akan dilewati oleh pelaku, kemudian tim BNN Jambi dipimpin Kabid Pemberantasan memerintahkan personil menuju rute yang telah dilakukan pengecekan dan kemudian pembagian tugas untuk melakukan pemantauan terhadap kendaraan yang digunakan oleh pelaku.

Pada Rabu 22 Mei 2019 sekira pukul 05.00 WIB, personel yang bertugas memantau di perbatasan Bungo-Padang mencurigai satu unit mobil Toyota Avanza Veloz warna putih dengan Nomor Polisi B 1237 SYB melintas yang kemudian dilakukan pembuntutan dan pengintaian kemudian melaporkan kepada Kabid Pemberantasan untuk mengantisipasi mobil tersebut.

Heru mengatakan, setelah dipastikan bahwa mobil yang dicurigai adalah mobil pelaku, kemudian dilakukan penindakan terhadap mobil tersebut. Sekira pukul 06.30 WIB di Jalan Lintas Bungo Padang, Desa Sirih Sekapur Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi dilakukan penindakan terhadap pelaku dengan cara melakukan penghadangan terhadap mobil yang dikendarai oleh pelaku dan berhasil mengamankan tiga orang pelaku tanpa perlawanan.

Dari dalam mobil yang digunakan oleh peiaku dan ditemukan dua karung besar wama putih yang berisikan narkotika jenis ganja kering sebanyak 76 bungkus dan satu bungkus plastik kecil klip bening berisikan narkotika jenis sabu. Setelah di interogasi, mengaku selaku kurir dengan dibayar sebesar Rp60 juta.

Berdasarkan keterkaitan, M yang meminta FX. Kemudian FX meminta R untuk mengantarkan narkotika jenis ganja ini. Pemililk narkotika jenis ganja golongan I yang sesuai di Aceh, rencananya akan dikirim ke Jambi.

Ketiga pelaku atas nama M (39) warga Dusun Alue Desa Teupin Rusep Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. R (29) alamat Dusun VIlII Angkup Desa Pepayungan Angkup Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Dan oknum TNI berinsial FX (31) alamat Terminal Dusun Vill Angkup Desa Pepayungan Angkup Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.

Ke76 bungkus narkotika jenis ganja dengan berat total 74.387,85 gram (74,3 Kg) bungkus plastik klip kemudian plastik bening berisikan narkotika jenis sabu dengan berat bersih 0,44 gram disimpan dalam kotak rokok, handphone, dan kartu ATM BNI.

Atas perbuatannya ketiga pelaku dikenakan pasal 114 Ayat (2) Jo 132 Ayat (1) dan/atau Pasal 111 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 112 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2019 tentang Narkotika yang berbunyi “Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawar untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan dan atau memiliki, menyimpan menguasai atau menyediakan narkotika golongan I tanaman yang beratnya melebihi lima gram dengan pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama dua puluh tahun. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment