Departemen Agama Sosialisasi Pendirian Taman Seminari di Mimika

Bagikan Bagikan
Sosialisasi pendirian taman seminari atau PAUD oleh Kemenag. (Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) - Departemen Agama (Depag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat Katolik pada Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Minggu (12/5), menggelar sosialisasi pendirian taman seminari atau PAUD di Kabupaten Mimika.

Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Katolik pada Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Papua, Karianto S.Ag., M.Si mengatakan, sosialisasi yang dilakukan bertujuan memberikan pemahaman mengenai pendidikan keagamaan katolik agar terwujud penyelenggaraan pendidikan keagamaan katolik di Mimika.

"Makanya yang dihadirkan dalam sosialisasi ini adalah asaran pihak gereja, aktivis gereja dan pemerhati agama, penggerak kombas dan juga pemerhati pendidikan dalam hal ini guru TK dan PAUD Katolik," kata Karianto saat menyampaikan sambutan dalam sosialisasi yang digelar disalah satu hotel bilangan Jalan Cenderawasih, Minggu (12/5).

Pendidikan menurutnya adalah sesuatu yang sangat kompleks, dan khusus untuk pendidikan keagamaan katolik, harus disiapkan untuk mempunyai PAUD atau taman seminari mengingat hingga saat ini di Provinsi Papua taman seminari hanya ada di Paniai, Arso dan Yahukimo.

Pendidikan PAUD atau taman seminari juga menurutnya bisa menciptakan anak-anak katolik menjadi tiang-tiang gereja kedepannya. Sebab, sebagai orang tua, warga gereja, komunitas dan sebagai orang yang hidup didalam sebuah negara, tentu menginginkan lahirnya manusia yang memahami dirinya sebagai manusia yang utuh. Untuk itu, perlu adanya pembinaan terhadap guru yang nantinya akan mengajar sehingga bisa menjadikan anak-anak sebagai pribadi yang baik.

Sosialisasi ini juga menurut dia sebagai ajakan bagi semua pihak untuk bersama-sama merancang pendidikan yang akan menghasilkan output siswa yang baik.

Selain itu, juga diharapkan adanya peran dari Paroki agar bisa membuat satu terobosan PAUD atau taman seminari.

"Nantinya semua anak-anak yang bersekolah adalah murni umat katolik, dan tentunya pemerintah akan membantu memfasilitasi, melayani dan membina,” tuturnya.

Pantauan Salam Papua, sosialisasi turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Adrianus Utler dan Ignatius Adii selaku Ketua Yayasan Puncak Jaya sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Mimika. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment