DPRD Mimika Akan Bubarkan Bila Tes CPNS Dilakukan Secara Online

Bagikan Bagikan
Ketua DPRD Mimika, Elminus B. Mom. (Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) – Ketua DPRD Mimika, Elminus B Mom menolak, bahkan akan membubarkan bila pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Mimika dilakukan secara online. Ia berharap agar dilaksanakan secara manual  karena masih banyak kendala yang dihadapai peserta tes.

Menurut Elminus, dalam waktu dekat, DPRD akan memantau pelaksanaan tes CPNS di Mimika. Apakah akan dilakukan secara online atau manual. Sebab di kabupaten lain seperti di Puncak Jaya, tes telah dilaksanakan secara manual.

“Kami akan bubarkan kalau tes CPNS dilaksanakan secara online karena itu merugikan masyarakat orang asli Papua atau OAP,” katanya kepada Salam Papua saat dihubungi via telepon, Selasa (14/5).

Elminus menilai, pelaksanaan tes secara online akan mengorbankan orang asli Papua (OAP) termasuk masyarakat tujuh suku di Mimika.

“Itu berarti anak OAP dan anak tujuh suku di Mimika ini hanya bisa menonton saja di atas negerinya sendiri. Saya berharap  tes CPNS yang akan dilaksanakan di Mimika dilakukan secara manual saja,” ungkapnya.

Elminus menegaskan, saat ini Pemkab Mimika harus memberi kesempatan kepada OAP dalam menjalankan program pembangunan negara.

.Lebih lanjut ia mengatakan, khusus untuk  hasil Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, di DPRD Mimika tidak boleh lagi banyak kursi yang ditempati oleh pejabat non Papua. Perolehan kursi untuk non Papua hanya satu, dua atau tiga kursi dan tidak bisa lebih dari jumlah tersebut.

“Tidak boleh lagi berdasarkan sistim baku ipar ataupun hubungan lainnya. Ini harus disesuaikan dengan Otonomi Khusus (Otsus),” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Sangat setujuh. Tdk munkin org papua tes di tanah jawa,sulawesi,sumatra,kalimantan dll. Jika orang luar dibiarkn masuk begitu sja mrk akan lbh gilah menguasai daerah dgn carah tdk mnusiawi. Klo ko biarkan malah mrk lbh gila

    ReplyDelete