Lulus SMA, Pemkab Diharapkan Membimbing Anak Agar Mempunyai Skil

Bagikan Bagikan
Muhammad Asri Anjang. (Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Mengingat jumlah lulusan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) tahun 2019  di Kabupaten Mimika mencapai dua ribuan lebih, maka diprediksi sebagian besar akan menjadi pengangguran. Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika diharapkan bisa membimbing sehingga semuanya memiliki skil menghadapi dunia kerja.

“Lulusan  SMA dan SMK di Mimika diprediksi menjadi pengangguran ketika tidak melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi. Fenomena ini sebetulnya telah terjadi setiap tahun dan pengangguran semakin bertambah,” ungkap Anggota Komisi C DPRD Mimika,  M. Asri, Selasa (15/5).

Membuka lapangan kerja tentunya menjadi tanggung jawab Pemerintah. Namun untuk menyediakan tenaga kerja tidak cukup hanya dengan lulusan SMA dan SMK dan sederajatnya, tetapi juga harus membutuhkan satu keahlian berdasarkan bidang-bidang yang ada dalam setiap perusahaan.

“Solusinya bagi Pemkab adalah bagai mana mempersiapkan anak-anak yang nota bene merupakan lulusan SMA dan SMK sehingga memiliki skil,” jelasnya.

Meski saat ini telah ada balai latihan kerja (BLK) di Mimika, tetapi hal tersebut merupakan persoalan teknis di lingkup Pemkab sehingga Pemkab bekewajiban untuk membina anak-anak lulusan SMA dan SMK hingga mendapatkan pekerjaan. (Acik).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment