Mahasiswa Asal Mimika Marike Agustin Tenawe dan Enam Mahasiswa Asli Papua Dapat Beasiswa dari Amerika Kuliah di University of Rhode Island

Bagikan Bagikan
 
Gubernur Papua Lukas Enembe dan Rektor University of Rhode Island (URI), David M Dooley,Phd,menandatangani Kerjasama Pemberian Beasiswa untuk tujuh mahasiswa asli Papua (FOTO : ISTIMEWA)

SAPA (PROVIDENCE) - Pemerintah Rhode Island Amerika Serikat memberikan beasiswa kepada Marike Agustin Tenawe asal Kabupaten Mimika dan enam mahasiswa asli Papua masing-masing sebesar USD10.000 untuk membiayai pendidikan mereka selama kuliah di University of Rhode Island (URI). 
 
Pemberian beasiswa senilai USD 70 ribu dollar atau sekitar Rp.1.050.000.000 itu merupakan salah satu kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Papua dan University of Rhode Island (URI) Amerika Serikat yang tercantum dalam Memorandum Of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman tentang kerjasama bidang pendidikan.

MoU tersebut ditandatangani Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe,S.IP.MH dan Rektor University of Rhode Island (URI), David M Dooley,Phd, Kamis (9/5/2019) di Rektorat, Green Hall, University of Rhode Island, Providence ibukota Rhode Island negara bagian Amerika Serikat.
Beasiswa diberikan setiap tahun akademik dan berlaku untuk semua jenjang pendidikan mulai dari jenjang Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3). 

Gubernur Papua, Lukas Enembe.S.IP,MH mengatakan pemberian beasiswa bagi mahasiswa asli Papua sangat bermanfaat dan membantu pemerintah Papua. Pasalnya, dengan akan berakhirnya pemberlakuan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua maka pemerintah akan kesulitan untuk membiayai beasiswa bagi anak-anak Papua yang kini sekolah dan kuliah di dalam maupun luar negeri. 



Untuk itu, langkah kongkrit yang diambilnya selaku Gubernur Papua adalah membangun kerjasama dengan pemerintah, universitas maupun swasta dan perusahaan-perusahaan multinasional untuk menopang biaya pendidikan pelajar dan mahasiswa Papua melalui pemberian beasiswa. 

“Otsus akan berakhir dan beasiswa kita dari dana Otsus juga berakhir. Maka itu kita menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk membantu anak-anak kita. Kita berterima kasih karena Pemerintah Rhode Island melalui University of Rhode Island membantu anak-anak kita. Kita berharap perusahaan seperti PT Freeport Indonesia juga mendukung beasiswa bagi anak-anak kami,”ungkapnya.



Sementara itu, tujuh pelajar Papua yang mendapat beasiswa tersebut, tiga orang diantaranya adalah mahasiwa diploma dari Everet Community College,WA yang memiliki nilai terbaik dan diberikan kesempatan untuk melanjutkan kuliah dan mendapat beasiswa di University of Rhode Island.
Ketiga atas nama Andreas Samuel Karma asal Biak Numfor dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terakhir 3,05. Andreas diterima sebagai mahasiswa University of Rhode Island untuk fall quarter 2019 jurusan Ocean Engineering (Teknik Kelautan).

Kemudian Juliet Pamela Waromi asal Serui dengan IPK terakhir 3,03 diterima sebagai mahasiswa University of Rhode Island jurusan Politik Science (Ilmu Politik) dan Carlos Omkie asal Pegunungan Bintang, dengan IPK terakhir 3.07 jurusan Politik Science (Ilmu Politik). 

Sementara  empat pelajar lainnya penerima beasiswa atas nama Oddy O Vannar Krey, Marike Agustin Tenawe, Golda Meir A Wihyawari, dan Helmawaty Epivinia Rumbiak.
Oddy O Vannar Krey, Marike Agustin Tenawe, Golda Meir A Wihyawari berasal dari West Nottingham Academy, Maryland. Amerika Serikat. 




Marike Agustin Tenawe berasal dari Mimika dengan IPK terakhir 4.00 diterima sebagai mahasiwi University of Rhode Island jurusan Ocean Engineering kemudian Oddy O Vannar Krey asal Biak dengan IPK terakhir 3,71 jurusan Ocean Engineering (Teknik Kelautan) dan Golda Meir A Wihyawari asal Serui jurusan Fishery,Animal dan Veterany Science (Ilmu Perikanan).

Sedangkan  Helmawaty Epivinia Rumbiak  asal Biak Numfor berasal dari St Margaret’s School dengan IPK terakhir 3,39 diterima sebagai mahasiswa University of Rhode Island jurusan Marine Affairs (Ilmu Kelautan). (*/Yol)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment