Puncak Arus Mudik Lebaran di Mimika Lewat Jalur Laut Terjadi 14 Mei

Bagikan Bagikan
Kepala Pelni Timika, Djunaidi Idrus.(Foto-Salma)
SAPA (TIMIKA) - Arus mudik lebaran di Kabupaten Mimika melalui jalur laut telah terjadi sesuai dengan ketersediaan kapal yang ada untuk melayani ke sejumlah wilayah.

Kepala Pelni Timika, Djunaidi Idrus mengatakan puncak arus mudik terjadi di tanggal 14 Mei lalu dengan jumlah penumpang sebanyak seribu orang dari kapasitas kapal yang tersedia.

“Terakhir mudik lebaran menggunakan KM Leuser yang melayani Timika ke Dobo, Tual, Saumlaki, Ambon, Makassar, Labuan Batu hingga Surabaya,”  kata Djunaidi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/5).

Ia menjelaskan, penumpang terbanyak yakni tujuan Bau-bau, Makassar dan Surabaya. Dimana, sejak sekitar tiga bulan lalu, saat tiket pesawat mulai melambung, ada peningkatan penjualan terhadap tiket kapal laut.

Meskipun tidak merinci berapa kenaikannya, Djunaidi memastikan mulai banyak pembeli tiket kapal.

“Saat itu tiket pesawat cukup mahal dan kami sudah ingatkan sejak jauh-jauh hari. Sehingga banyak yang beli tiket laut. Alhamdulillah masyarakat mengerti karena memang ada kendala soal keterbatasan tiket kapal laut,” ujarnya.

“Sudah tidak ada lagi kapal lainnya. Kalau KM Sirimau mungkin. Itupun tanggal 6 Juni dan itu kan sesudah lebaran. Ada juga KM Tatamailau tapi tanggal 4 Juni melayani perjalanan ke Agats dan Merauke,” kata Djunaidi menambahkan. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment