Realisasi APBD 2019 Lamban, Bupati Diminta Keluarkan SPK ke Tiap OPD

Bagikan Bagikan

Nathaniel Murib. (Foto-Acik)


SAPA (TIMIKA) - Mengingat realisasi pembangunan yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 dinilai lamban, Bupati Mimika diminta segera keluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna untuk mempercepat proses pembangunan.

Wakil Ketua II DPRD Mimika, Nathaniel Murib, mengaku program pembangunan prioritas khususnya infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ekonomi harus digenjot dan dimulai secepatnya, mengingat Kabupaten Mimika akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020.

"Banggar eksekutif segera jalankan fungsinya. APBD kita sudah tetapkan, tapi kenapa belum memulai pembangunan? Jadi, Bupati sudah seharusnya buatkan SPK ke semua OPD khususnya yang akan menjalankan program fisik," kata Nathaniel yang ditemui di Gedung DPRD Mimika, pada Jumat (24/5).

Menurutnya, jika beralasan adanya agenda Pemilihan Umum (Pemilu) atau suasana politik, maka, hal tersebut sangat tidak mendukung percepatan pembangunan. Meski demikian, seharusnya politik dan pembangunan atau pelayanan terhadap masyarakat tetap dilaksanakan.

Hal ini agar Papua khususnya Mimika tidak selalu dinilai mengalami kemunduran. Karena itu, Pemkab Mimika harus bisa menyesuaikan proses pembangunan dengan daerah lainnya di Indonesia.

"Setiap OPD juga harus lebih cepat melakukan proses lelang dan penunjukan PPTK, supaya pembangunan fisik bisa berjalan. Sekarang sudah mau akhir bulan Mei. Kalau terus-terus diulur mau sampai kapan? Padahal masyarakat selalu menunggu-nunggu," tuturnya.

Desakan percepatan realisasi program kerja atau pembangunan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 ini, juga pernah disampaikan oleh beberapa anggota dewan lainnya untuk mendorong pemkab segera merealisasikan APBD agar tidak terlambat dan pembangunannya tidak asal-asalan. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment