Stok Kosong, Harga Rica Mencapai Rp 100.000 Per Kilogram

Bagikan Bagikan
Rica, bawang merah dan bawang putih milik ibu Aulia yang dijual di pasar Sentral Timika.(Foto-Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) – Menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H, harga rica  di pasar Sentral Timika, Jumat (24/5) siang mulai meroket mencapai Rp 100.000 per kilogram. 

Salah satu pedagang, Aulia saat ditemui di Pasar Sentral, Jumat (24/5)  mengatakan, harga rica mengalami kenaikan karena  stok sudah habis.

"Harga sekarang Rp 100.000 per kilogram  karena kita datangkan dari luar daerah dengan harga Rp 80.000 sampai Rp 90.000 per kilogram. Tapi kalau kita beli dari petani lokal lebih mahal lagi  yakni Rp. 100.000 per kilogram dan kita jual lagi dengan harga Rp. 120.000 per kilogram,"  kata Aulia.

Aulia menjelaskan, saat ini barang pangan  lebih banyak didatangkan dari luar Timika yakni dari Merauke, Jayapura,  Bima,  Probolinggo,  Kupang NTT,  Makassar.

Hal yang sama juga disampaikan pedagang lain di Pasar Sentral, Heri. Menurut dia, kenaikan harga rica sudah terjadi sejak 3 hari yang lalu.

Sebelumnya harga pangan yang meningkat adalah bawang merah dan bawang putih. Namun saat ini harga bawang merah dan bawang putih turun menjadi Rp. 60.000 per kilogram. Bawang merah sebelumnya mengalami kenaikan harga mencapai Rp. 80.000 hingga Rp 90.000 per kilogram.

"Kalau cabai besar juga naik tapi hanya kisaran harga  Rp. 70.000 sampai Rp 80.000 per kilogram. Rica saja yang naik tinggi, " ujar Heri.  (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment