Isu 'Perang' Ilaga Pindah ke Kwamki Narama, Polisi Amankan 15 Orang dan Sita Ratusan Busur Panah

Bagikan Bagikan
Senjata tradisional busur panah diamankan polisi di Kwamki Narama. (Foto-Saldi) 


SAPA (TIMIKA) - Jajaran Polres Mimika melakukan razia pada sejumlah lokasi di Kabupaten Mimika guna mengantisipasi terjadinya konflik di Mimika, khususnya di wilayah Kwamki Narama. Razia ini telah dilakukan sejak Selasa - Rabu (11 - 12/6).

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan,  razia ini dilakukan menyusul adanya informasi bahwa 'perang' yang terjadi di Ilaga, Kabupaten Puncak akan dipindahkan ke Kwamki Narama Kabupaten Mimika.

"Kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada sekelompok massa mau memindahkan perang yang terjadi di Ilaga ke Kabupaten Mimika. Nah, ini kita antisipasi jangan sampai terjadi. Oleh karenanya, yang pertama kita lakukan razia kendaraan yang masuk di sini, area Kwamki Karama,  SP 12 dan SP 8. Itu kita laksanakan razia sifatnya stasioner dan juga sifatnya mobile," kata Kapolres saat ditemui usai razia di Kwamki Narama, Rabu (12/6).

Saat razia dilakukan, jika ada kendaraan yang masuk ke wilayah yang dianggap rawan untuk dijadikan lokasi perang, polisi melakukan penggeledahan, kemudian mengamankan oknum masyarakat jika kedapatan membawa senjata tajam (sajam) maupun alat perang tradisional berupa busur dan panah.

"Alhamdulillah kemarin berhasil kita amankan total 15 orang, empat diantaranya kedapatan membawa sajam dan kita akan proses hukum," kata Kapolres.

Sementara itu bagi mereka yang tidak ditemukan membawa sajam, hingga kini masih diamankan karena merupakan warga Ilaga yang diduga bagian dari kelompok massa seperti informasi yang telah diperoleh kepolisian sebelumnya.

Terkait hal ini, Kapolres juga mengatakan telah melakukan koordinasi bersama Pemkab Mimika, dalam hal ini Sekda bersama Ketua DPRD Mimika agar nantinya dapat disiapkan transportasi untuk oknum-oknum masyarakat tersebut dikembalikan ke Ilaga.

"Yang lainnya sementara kita amankan, saya sudah bicara dengan pak Sekda dan Ketua DPRD, nanti akan kita siapkan pesawat untuk kita kembalikan ke Ilaga," katanya.

Dalam razia yang dilakukan pada Rabu pagi (12/6), mulai dari area Checkpoint (CP) 28, Kwamki Narama hingga Jile Yale, polisi berhasil mengamankan sejumlah busur dan ratusan anak panah beserta alat tajam lainnya berupa parang. Barang bukti ini kemudian diamankan bersama pemiliknya ke Polsek Mimika Baru. (Saldi)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment