Kapolres Mimika Akan Beri Sanksi Tegas Polisi Yang Salah Gunakan Senjata

Bagikan Bagikan

AKBP Agung Marlianto (Foto Jefri Manehat)















SAPA (TIMIKA) -  Kapolres Mimika,  AKBP Agung Marlianto menegaskan kepada jajarannya untuk tidak salah gunakan senjata api. Siapa pun menyalahgunakan senjata akan diberikan sanksi tegas, bila perlu dipecat dari kepolisian dengan tidak hormat.

“Jika pelanggaran terjadi di Kabupaten Mimika, yang jelasnya oknum tersebut akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,  dan pastinya sanksi disiplin hingga pada pemberhentian tidak dengan hormat dan bahkan bisa diancam dengan pidana penjara,” kata Kapolres Agung saat ditemui di salah satu hotel di Timika, Kamis (13/6).

Penegasan Kapolres Mimika ini sebagai tindak lanjut dari penegasan Kapolda Papua, Brigjen Pol Rudolf A Rodja beberapa waktu lalu saat bertatap muka dengan aparat kepolisian  Polres Mimika dan juga Satuan Brimob di Mimika di Aula Brimob Batalyon B, Jalan Mile 32, Jumat (7/6). Dalam tatap muka tersebut,  Kapolda meningatkan anggotanya untuk tidak menyalahgunakan senjata api (Senpi).  

“Penggunaan senjata api harus betul-betul sesuai dengan sasaran, dan tidak dilakukan sembarangan, apalagi  sampai melukai ataupun menyakiti masayarakat,” kata Kapolda saat itu.

Menurut Kapolres Mimika, diwajibkan bagi seluruh Polres yang di wilayah Polda Papua untuk melakukan hal yang sama, dikarena belakang ini ada beberapa kejadian dan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum kepolisian dalam hal penggunaan senjata.

Kapolres Mimika juga mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan kembali senjata yang selama ini dipinjam pakai terkait dengan pelaksanaan Pemilu serantak di Mimika pada 17 April lalu. 

"Tadi pagi  (Kamis pagi –Red) seusai apel Kondisi, kita kumpulkan senjata yang dipinjam pakaikan kepada anggota pada saat pengantaran logistik,  untuk cek kembali yang masih dalam kondisi baik berapa dan yang rusak berapa. Juga dilakukan pengecekan terhadap senjata yang ada di gudang saat ini berapa,  " ungkap Kapolres Agung . (Jefri Manahat) 
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

2 komentar: