Papua Barat Optimalkan Dana Otsus Untuk Bangun Kampung

Bagikan Bagikan
Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Papua Barat Musa Kamudi.(Foto-Arfak.New)

SAPA (MANOKWARI) - Pemerintah Provinsi Papua Barat akan mengoptimalkan pemanfaatan dana otonomi khusus (Otsus) untuk membangun kampung.

Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Papua Barat Musa Kamudi di Manokwari, Jumat (14/6), mengatakan mulai tahun 2020 dana otonomi khusus yang dialokasikan untuk pembangunan kampung akan ditingkatkan.

Anggaran tersebut akan diberikan berupa program melalui sistem swakelola. Itu dilakukan untuk memacu perputaran uang di setiap kampung.

"Jika dulu kampung memperoleh Rp100 juta per tahun, mulai tahun depan akan ditingkatkan menjadi Rp225 juta. Selain kampung, kelurahan juga akan mendapat 100 juta untuk pelaksanaan pembangunan di tingkat kelurahan," kata dia.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana ini, lanjut Musa, pemerintah daerah akan memberikan peran pengawasan kepada pemerintah distrik/kecamatan. Dana pengawasan untuk setiap distrik disiapkan sebesar Rp100 juta.

"Ini semua bersumber dari dana Otsus maka yang berhak menerima program adalah masyarakat asli Papua," kata dia menambahkan.

Ia menjelaskan, gubernur dan wakil gubernur Papua Barat sejak tahun lalu telah menerapkan skema 90:10 untuk pembagian dana Otsus. 90 persen dana yang digelontorkan pusat ini diserahkan pengelolaannya kepada kabupaten/kota dan 10 persen sisanya oleh provinsi.

Pembagian dana Otsus ke kabupaten/kota, dilaksanakan dengan mempertimbangkan beberapa indikator yakni luas wilayah, jumlah penduduk asli Papua, tingkat kemahalan serta indeks pembangunan manusia (IPM).

"Bapak gub dan wagub punya komitmen besar untuk meningkatkan IPM dan membangun kampung. Salah satunya melalui program dana Otsus," katanya lagi.

Musa berharap, ada dukungan dari kabupaten/kota untuk mengoptimalkan program ini. Ia juga berharap, masyarakat terutama orang asli Papua proaktif menyambut program pembangunan di wilayah masing-masing. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment