Pelamar CPNS Tidak Lolos Karena Pendidikan Berbeda, Bukan Labepa dan Umur Melebihi Syarat

Bagikan Bagikan

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Kabupaten Mimika,  Paskalis  Kiwerlakubun. (Foto-Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Dari 4,749 orang yang mendaftar untuk mengikuti seleksi calon pegawai negeri Sipil (CPNS)  di Kabupaten Mimika, setelah dilakukan verifikasi berkas,  yang dinyatakan lolos sebanyak 2.446 orang (51 persen) dan yang  tidak memenuhi syarat 2.303 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Kabupaten Mimika,  Paskalis  Kiwerlakubun menjelaskan pelamar yang tidak lolos verifikasi berkas karena berkas yang ada tidak memenuhi syarat.

Kepada wartawan,  Jumat (14/6) di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem)  Kabupaten Mimika, Paskalis menjelaskan, umumnya yang tidak memenuhi syarat karena pendidikannya tidak sesuai dengan formasi yang dibutuhkan.

"Yang kita butuhkah harus sesuai dengan bidang atau formasi yang dimaksud, Contohnya kalau pelamar dengan pendidikan ekonomi dan melamar di pendidikan yah pastinya tidak bisa, " ungkap Paskalis.

Selain karena pendidikan yang tidak sesuai formasi, ada juga yang tidak memenuhi syarat karena bukan lahir besar di Papua (Labepa), karena umurnya sudah melebihi persyaratan,  sehingga ditolak pada sistem pada saat mendaftar.  (Jefri Menehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment