Sikap Dan Nilai Jadi Penentu Lulusan Sarjana Asli Mimika Memperoleh Pekerjaan

Bagikan Bagikan
Johanis Wantik (Foto Acik)
SAPA (TIMIKA) - Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Mimika, Yohanes Wantik mengatakan, sikap dan nilai akademis lulusan sarjana asli Mimika menjadi penentu untuk mendapatkan pekerjaan usai menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Hal ini dikatakan mengingat, adanya fenomena menyalahkan pemerintah ataupun perusahaan ketika tidak diterima bekerja. Padahal, persoalan tersebut kembali atau tergantung dari masing-masing individu dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh.

"Untuk memperoleh pekerjaan itu tergantung dari pembawaan diri. Kalaupun merupakan putra daerah dan lulusan sarjana, tapi kalau punyai sifat dan sikap yang suka menentang berarti tetap saja tidak diterima bekerja. Apalagi kalau nilai akademisnya rendah," ungkap Wantik di Kantor DPRD, Senin (17/6).

Saat ini menurut dia, manusia dituntut bersaing oleh perkembangan zaman sehingga siapapun harus betul-betul memanfaatkan dengan sebaiknya tanpa banyak menentang. Selain itu, jika telah diterima bekerja maka harus menjalankan pekerjaan yang ada sesuai dengan aturan.

"Kecuali kalau sekolah di IPDN berarti pulang langsung di Pemerintahan. Kalau sudah ada pekerjaan harus jalankan sesuai aturannya. Jangan buat seenak diri sendiri," tuturnya.

Selain itu ia mengharapkan agar generasi baru di Mimika harus pandai menentukan jurusan sehingga bisa memperoleh pekerjaan dengan cepat. Khusus di Mimika harus bisa melihat peluang dunia industri dan pertambangan agar ketika suatu saat ada perusahaan baru maka tenaganya telah siap pakai.

"Tidak bisa lagi menuntut Pemkab yang sediakan lapangan kerja karena Pemkab hanya memfasilitasi saja. Jurusan juga jangan asal ikut teman yang lain," jelasnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment