Sikap Toleransi Beragama di Kabupaten Mimika Patut Menjadi Contoh Bagi Daerah Lain

Bagikan Bagikan
Baliho Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri  1440 H- 2019 M yang dipasang Gereja Katolik Katedral Tiga Raja Timika. (Foto Jefri Manehat)
SAPA (TIMIKA) - Toleransi umat beragama di Kabupaten Mimika patut menjadi contoh bagi daerah-lain di Indonesia.

Kapolres Mimika,  AKBP Agung Marlianto mengatakan,  hingga sejauh ini di Kabupaten Mimika belum ada konflik  yang berlatarbelakang permasalahan agama.
AKBP Agung Marlianto.(Foto-Jefri Manehat)
"Mari sama-sama kita jaga kebersamaan ini, untuk dijadikan contoh bagi daerah yang lain,  semakin kuat rasa toleransi maka semakin kuat pula kebersamaan kita," ujarnya, Selasa (4/6).

Pernyataan yang sama juga disampaikan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Kabupaten Mimika,  Ignatius Adii.

Ia juga meminta semua komponen masyarakat, untuk tetap menjaga kerukunan serta toleransi umat beragama di Kabupaten Mimika,  agar kebersamaan tetap terjaga.
Ignatius Adii.(Foto-Jefri Manrehat)

"Kejadian atau kegiatan yang menyangkut politik,  ekonomi dan hal lainnya yang dapat membuat kita terpecah belah, harus dikesampingkan. Mari kita  kedepankan  toleransi umat beragama, " ungkapnya saat ditemui di halaman Gedung Eme Neme, Selasa (4/6).

Contoh rasa toleransi umat beragama diwujudkan di Mimika sangat jelas seperti baliho ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H- 2019 M yang dipasang Gereja Katolik Katedral Tiga Raja Timika.

Menanggapi hal tersebut, Ignatius Adii  mengharap kedepannya,  semua tempat ibadah yang ada di Kabupaten Mimika dapat menjadikan hal tersebut sebagai contoh .

"Dengan terpampang baliho saja rasa toleransi umat beragama kita di Mimika sangat jelas terlihat, apa lagi dengan wujud nyata saling membantu,  dan semua itu sudah dilakukan di Mimika, " jelasnya.  (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment