Solidaritas Perempuan Papua Minta Pemkab Mimika Terapkan Aturan Larangan Miras

Bagikan Bagikan

Magdalena Kamaroko ketika menyampaikan pendapatnya (Foto Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) -  Salah satu solidaritas Perempuan Papua (SPP) Kabupaten Mimika, Magdalena Kamaroko meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika serius menerapkan aturan tentang larangan minuman keras (miras) karena hampir setiap hari terjadi tindak kekerasan,  kecelakaan, konflik dan  pencurian yang dipicu oleh miras.

"Bila perlu cabut  izin miras di Kabupaten Mimika biar tidak ada lagi yang mengonsumsi miras. Pemerkosaan, pencurian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) banyak yang terjadi karena miras," kata Magdalena pada kegiatan tatap muka antara Pemda Mimika, TNI, Polri bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Se Kabupaten Mimika di salah satu hotel di Timika, Kamis (13/6).

Magdelena menilai, saat ini mengonsumsi miras tidak hanya orang dewasa namun anak-anak kecil juga. Ini terjadi karena mereka belajar dari mengisap lem aibon. 

Menggapi hal tersebut Pj Sekda Kabupaten Mimika, Marthen Paiding mengatakan saat  ini Pemkab Mimika tidak lagi memberikan izin miras masuk Timika. 

"Kita tidak akan memberikan izin lagi untuk miras,  dan kita terus berupaya untuk mengurangi miras di Mimika, " kata Marthen.

Sementara Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto  mengatakan Kepolisian bersama-sama dengan Pemkab Mimika akan mencari solusi terbaik untuk mengatasi miras di Kabupaten Mimika.  (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment