Dana Kelurahan Fandoi Rp370 Juta Biayai Tujuh Program Strategis

Bagikan Bagikan
Kepala Kelurahan Fandoi Marthen Kafiar SIP. (Foto-Antara)

SAPA (BIAK) - Alokasi dana kelurahan tahun 2019 untuk Kelurahan Fandoi, distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua sebesar Rp370.138.000 akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membiayai tujuh program strategis bagi pemberdayaan masyarakat asli Papua.

"Tujuh kegiatan dari pembiayaan dana kelurahan 2019 untuk sosialisasi bahaya kebakaran, membangun poskamling, Posyandu, pembuatan gorong-gorong permukiman, sumur resapan,meja tempat jualan mama Papua, bantuan sound gereja dan masjid serta portabel alat pemadam kebakaran,"ungkap Kepala Kelurahan Fandoi Marthen Kafiar SIP, di Biak menanggapi penggunaan dana kelurahan 2019, Senin.

Marthen menyebut, penggunaan dana kelurahan 2019 harus berpedoman dengan ketentuan petunjuk teknis Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2018 tentang kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan.

Ia menyebut, Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 tentang dana kelurahan mengatur dua substansi pokok, yaitu pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan.

Marthen mengatakan, program kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan digunakan untuk membiayai pelayanan sosial dasar yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Jenis pelayanan sosial dasar masyarakat itu, menurut Marthen Kafiar, yakni meliputi pengadaan, pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana lingkungan pemukiman, transportasi, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan .

Sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat yang ada di kelurahan, lanjut Marthen, akan digunakan untuk peningkatan kapasitas dan kapabilitas masyarakat di kelurahan dengan mendayagunakan potensi sumber daya sendiri.

Kegiatan pemberdayaan yang mengacu dengan Permendagri Nomor 130, lanjut Marthen, yaitu untuk pengelolaan kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat, pendidikan dan kebudayaan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Serta pemberdayaan lainnya, menurut Marthen, adalah pemberdayaan lembaga kemasyarakatan, ketentraman dan kertertiban dan perlindungan masyarakat Linmas; dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana serta kejadian luar biasa.

"Saya berharap dana kelurahan yang dikucurkan pemerintah dapat memberikan dampak bagi pembangunan sarana prasarana serta untuk pemberdayaan masyarakat di setiap kelurahan,"ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Biak Lot Louis Yensenem menyebut, alokasi dana kelurahan bantuan pemerintah pusat untuk Kabupaten Biak Numfor tahun 2019 mencapai sebesar Rp5 miliar. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment