Hasil Alam Mimika Dikirim Ke Luar Daerah, DPRD Minta Lembaga Adat Bertindak Tegas

Bagikan Bagikan
Lokasi Galian C di Kali Wanagon Mimika

SAPA (TIMIKA) - Banyaknya hasil alam Mimika yang dikirim ke luar daerah, DPRD minta lembaga adat bertindak tegas karena semua hasil alam ini merupakan harta kekayaan diatas bumi Amungme dan Kamoro (Amor).

Anggota Komisi C DPRD Mimika, Johanis Wantik mengatakan tindakan tegas yang harus diambil oleh lembaga adat adalah menjalin koordinasi bersama Pemkab melalui dinas perijinan dan mengecek kejelasan ijin ekspor dan jumlah kontribusi ke Pemkab. Jika diketahui ada ijin operasi maka harus dikonsultasi agar hasilnya dibagi seadil-adilnya. 

"Lemasa dan Lemasko harus koordinasi ke Pemkab soal ijin. Kenapa sampai hasil alam Mimika diangkut ke luar dan berapa banyak masukannnya ke Mimika," kata Johanis di kantor DPR, Jumat (19/7).

Lembaga adat dan Pemkab sama-sama berfungsi membangun daerah sehingga perlu menjalin koordinasi yang baik. Sebab, sangat banyak kekayaan alam yang diangkut ke luar diantaranya material pasir dan kayu yang dikirim ke Surabaya.

"Lembaga adat tidak boleh hanya fokus soal kekayaan alam yang dikeruk PT Freeport Indonesia karena masih banyak kekayaan alam ini yang dibawa ke luar," katanya.

Selain lembaga adat, persoalan ini juga seharusnya serius di tangani oleh pimpinan daerah mengingat kekayaan alam seperti pasir dan kayu itu sangat-sangat berpotensi bagi penambanhan PAD di Mimika.

"Mimika ini sangat kaya kalau potensi alam ini diatur dengan baik. Cek baik-baik setiap ijin dan retribusinya harus di atur sebaik-baiknya," jelasnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment