Kinerja Bagus, Lemasko Minta Kapolda Dan Kapolri Tidak Pindahkan Kapolres Agung Marlianto

Bagikan Bagikan
Gregorius Okoare (SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) meminta Kapolda Papua dan Kapolri tidak memindahkan AKBP Agung Marlianto dari jabatannya sebagai Kapolres Mimika karena kinerjanya bagus dalam menurunkan grafik konflik di Kabupaten Mimika.

Waket I Lemasko, Gregorius Okoare mengatakan, Timika dalam barometer tingkat kekacauan sudah sangat menurun sejak Kapolres Agung bertugas sehingga dari zona merah menjadi hijau.

"Kami minta kepada Kapolda dan Kapolri jangan pindahkan Kapolres ini supaya yang biasa perang suku, begal dan kejahatan lainnya bisa menurun," kata Geri, Rabu (17/7).

Suatu aksi yang perlu diapresiasi menurut dia adalah adanya pembongkaran lapak perjudian king di beberapa tempat di Timika. Judi king merupakan salah satu penyakit masyarakat yang semakin meresahkan.

"Kami berterimakasih kepada Kapolres dan jajarannya katena judi king itu berkurang. Kami mau supaya benar-benar dibasmi," tuturnya.


Marianus Maknaepeku (SAPA/Acik)

Sedangkan Ketua Divisi Humas dan Kepemudaan Lemasko, Marianus Maknaipeku mengatakan, Kapolres Agung jangan dipindahkan karena masih banyak tugas yang harus dijalankan di Timika. Sejumlah pekerjaan itu membutuhkan sosok bertanggung jawab. 

Marianus mengharapkan  Kepolisian terus mendata setiap oknum-oknum dari kabupaten lain yang datang membuat keoanaran di Mimika. Sebab, sebagian besar konflik di Mimika merupakan ulah dari yang bukan merupakan warga asli.

"Kemarin-kemarin ini warga pendatang dari Ilaga yang mau datang konflik di Timika langsung diamankan. Itu luar biasa dan sekarang kami percayakan untuk tuntaskan persoalan miras," jelasnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment