Mama-Mama Papua Tolak Warga Pendatang Ikut Berjualan Pinang

Bagikan Bagikan
Mama-mama Papua saat menyampaikan aspirasi kepada Kepala Dispol-PP Mimika, Willem Naa. (SAPA/Jefri Manehat) 
SAPA (TIMIKA) -  Mama-mama Papua menolak warga pendatang di Mimika ikut berjualan pinang. Karena itu mereka meminta tempat berjualan pinang yang akan disediakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika di Pasar Sentral hanya dikhususkan untuk pedagang asli Papua.

Salah satu pedagang Papua Ince Kiwak saat bertemu Kepala Dinas Polisi Pamong Praja (Dispol-PP) Willem Naa dan Kepala Disperindag Mimika, Bernadinus Songbes pada Selasa (16/7) di Pasar Lama mengatakan menolak jika penjualan pinang juga dilakukan oleh pedagang non Papua. 

"Jual pinang tidak boleh ada pedagang pendatang, kami minta yang bisa jual pinang hanya dilakukan oleh pedagang Papua," kata Ince. 

"Mereka pedagang pendatang tidak tahu makan pinang tapi mereka mau jual pinang,  jadi kami minta pemerintah perhatikan ini, " tambahnya

Menanggapi permintaan tersebut Kadispol-PP Willem Naa mengatakan akan menjadi masukan dan catatan pada pertemuan tanggal 17 Juli mendatang.  (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment