Ketua DPRD Minta Polisi Tangkap Warga Mimika Pemilik Akun Yang Posting Insiden Surabaya

Bagikan Bagikan

Elminus B Mom (Foto: Sapa/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Ketua DPRD Mimika, Elminus B. Mom meminta agar Kepolisian menangkap seluruh masyarakat di Mimika yang memposting status di media sosial terkait insiden antar Ormas dan Mahasiswa Papua di Surabaya tanggal 16 Agustus lalu.

Khusus untuk masyarakat pendatang di Mimika menurut dia, harus tahu diri dengan tidak selalu memosting segala macam kata-kata, gambar dan membagi tautan video yang bersinggungan dengan situasi di Surabaya ataupun yang terjadi di Manokwari dan tempat lainnya.

"Kita sudah tahu masalah itu dan juga merasa itu masalah besar jadi jangan lagi bikin gerakan tambahan dengan memviralkan masalah yang ada. Itu sangat berpengaruh luas karena juga sudah ada penghinaan terhadap orang Papua yang diviralkan. Banyak warga non Papua yang selalu viralkan itu maka polisi harus tangkap segera," ungkapnya kepada Salam Papua via telepon, Senin (19/8).

Masyarakat pendatang atau non Papua di Timika menurut dia, harus menjadi penangkal dalam peristiwa ini. Sebab, segala bentuk postingan yang berkaitan dengan insiden besar ini akan secara pasti akan menyulut amarah.

"Harus sadar diri bahwa siapapun yang datang ke Papua ini bisa jadi kaya. Jadi tolong jaga situasi ini bersama-sama. Saya, Bupati dan Kapolres telah bicarakan hal ini," tuturnya.

Ia mengaku telah banyak komentar dari setiap postingan yang jauh lebih menyulut amarah. Contoh komentar dari postingan yang ada adalah "Papua mau merdeka lalu makan dan pakai uang apa??"

Pernyataan seperti itu menurut dia, berimbas dari postingan yang bebas diviralkan masyarakat. Padahal saat ini pemerintah di Papua sedang berupaya untuk menghilangkan upaya-upaya yang menimbulkan perpecahan sehingga jika ada pendatang yang memperkeruh masalah maka silahkan pulang ke daerahnya masing-masing.

"Saya harap Kepolisian bertindak tegas dan tangkap semua pemilik akun yang selalu berbicara masalah yang ada," tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar: