Anak Mimika di Yayasan Lokon Manado Minta Pulang, LPMAK Pertemuan Bersama Semua Orang Tua

Bagikan Bagikan
LPMAK saat pertemuan bersama seluruh orang tua peserta beasiswa. (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Terpengaruh dengan situasi yang selama ini terjadi, anak-anak Mimika yang merupakan peserta beasiswa LPMAK di Yayasan Lokon Manado minta pulang ke Timika. Karena itu, LPMAK melakukan pertemuan bersama seluruh orang tua.

Ketua Tim Transisi Bidang Operasional dan Program LPMK, Abraham Timang mengatakan jumlah anak Mimika penerima beasiswa LPMAK yang ada di SMP dan SMA di Yayasan Lokon sebanyak 175 orang. Namun ada 22 anak yang telah pulang ke Timika. 

“Ada beberapa anak yang sudah balik ke Timika. Yang lainnya masih bertahan di sana, tapi itu juga punya keinginan untuk pulang karena ikut terpengaruh,” kata Abraham saat ditemui Salam Papua usai pertemuan bersama seluruh orang tua di gedung MPCC LPMAK, Sabtu  (7/9).

Hasil pertemuan menurut dia, banyak orang tua yang memahami situasi dan mengerti penjelasan yang disampaikan LPMAK sehingga mereka juga bersepakat agar anak-anak mereka tidak dipulangkan, tetapi tetap melanjutkan sekolah di Yayasan Lokon.

“Ini berarti setiap orang tua sangat mengerti. Orang tua yang anak-anaknya sudah pulang ke Timika, juga meminta supaya anak-anak mereka kembali ke Lokon,” tuturnya.

Sedangkan untuk setiap orang tua yang setuju memulangkan anak-anaknya akan diberikan tawaran. Sebab, LPMAK tidak mempunyai kewenangan dalam hal pemulangan anak-anak mereka. Dengan demikian, jika setiap orang tua menginginkan anaknya pulang maka LPMAK akan memulangkannya dan melepas tanggung jawab.

“Namun kami sarankan kalau anak-anak ini dipulangkan maka setiap orang tua mencari sendiri sekolah di Timika karena LPMAK tidak mempunyai sekolah, tetapi hanya bekerja sama dengan lembaga pendidikan,” jelasnya.

Selanjtunya, LPMAK akan tetap berpatokan pada aturan yang ada yaitu pada pedoman beasiswa. Dalam hal ini tetap mengikuti apa yang menjadi kemauan lembaga dan kemauan orang tua.

Lebih lanjut ia mengatakan, LPMAK tetap teguh dan berkomitmen agar seluruh anak yang telah ada tetap bersekolah guna menjadi generasi penerus yang berkualitas.

Jumlah keseluruhan anak-anak Mimika yang dibiayai LPMAK sebanyak 1313 dari tingkat SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dan tersebar di Papua, Jawa dan Bali.

LPMAK bekerjasama dengan kurang lebih 31 mitra. Sampai saat ini seluruh mitra ini belum melaporkan berkaitan dengan kondisi anak-anak, sehingga LPMAK juga menjamin bahwa kondisi seluruh anak-anak tetap aman.

 “Yang LPMAK pikirkan sekarang adalah bagaimana memajukan persoalan pengembangan SDM di Mimika khusus dua suku dan lima suku kekerabatan. Sekarang bagaimana caranya semua orang tua mendukung LPMK. Kalaupun LPMAK berjuang, tapi kalau tidak ada dukungan dari orang tua maka sama saja bohong,” katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment